Bus DAMRI Kebonkalapa-Tanjungsari Hanya Sampai Jatinangor

by -801 views

jatinangorku.com (24/5)

Kepala Perum DAMRI Bandung, Drs. Sadiyo secara khusus memohon maaf kepada masyarakat Tanjungsari dan Sumedang. Pasalnya, mulai Jumat (24/5) ini hingga Jumat (31/5) mendatang, bus DAMRI yang biasanya melayani penumpang hingga Tanjungsari hanya sampai Jatinangor saja.

“Kami memohon maaf kepada warga Tanjungsari dan Sumedang yang biasa menggunakan fasilitas bus DAMRI jurusan Kebonkalapa-Tanjungsari. Sebab mulai hari ini hingga Jumat (31/5) nanti, DAMRI hanya melayani penumpang hingga Jatinangor,” katanya.

Keputusan itu diambil Perum DAMRI Bandung berdasarkan hasil rapat yang digelar di DPRD Sumedang, Kamis (23/5). Rapat yang digelar sejak pukul 10.00-16.00 WIB tersebut, dihadiri Komisi D DPRD Sumedang, Perum DAMRI Bandung, Dishub Provinsi Jabar, Dishub Kab. Sumedang, dan KKU 04 Cileunyi-Ciakar-Sumedang.

Rapat berlangsung alot karena masing-masing pihak bertahan pada argumentasinya. Seperti KKU 04 tetap menginginkan agar bus DAMRI tidak melayani penumpang sampai Tanjungsari, karena dianggap mengurangi penghasilan mereka.

Atas dasar kesepakatan dan kebaikan bersama, akhirnya diputuskan, terhitung mulai hari ini hingga Jumat (31/5) mendatang, bus DAMRI jurusan Kebonkalapa-Tanjungsari hanya beroperasi hingga wilayah Jatinangor.

Selain itu, untuk mengetahui bagaimana aspirasi warga Tanjungsari dan Sumedang terkait keberadaan layanan DAMRI, mulai hari ini juga akan dilakukan survei kepada mereka. Intinya apakah mereka merasa perlu atau tidak adanya bus DAMRI yang melayani rute Kebonkalapa-Tanjungsari.

Berdasarkan hasil survei itulah nantinya akan dibuat kesepakatan baru, terkait layanan DAMRI di wilayah Tanjungsari. “Sebab itu, kami meminta agar masyarakat bersikap objektif terkait survei yang akan dilakukan mulai Jumat ini,” ungkap Sadiyo.

Selain itu, tambah Sadiyo, terkait dengan layanan DAMRI Kebonkalapa-Tanjungsari yang hanya sampai Jatinangor, pihaknya meminta agar Dishub Provinsi Jabar mengeluarkan surat perintah. “Kita juga meminta agar pemprov melalui Dishub Jabar meminta izin kepada Unpad, berkenaan dengan tempat yang akan digunakan untuk bus yang berhenti di Jatinangor,” katanya.

Ia menyebutkan, pihaknya menghormati hasil kesepakatan tersebut. “Bagi kita tidak ada masalah jika untuk sementara waktu layanan bus DAMRI dari Kebonkalapa hanya sampai Jatinangor. Kita menghormati hasil kesepakatan yang telah dibuat,” tegas Sadiyo.

(B.34/B.115)**