Butuh Biaya, Pemkab Sumedang Naikkan Pajak

by

Butuh Biaya, Pemkab Sumedang Naikkan Pajak 

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang fokus menghimpun keuangannya untuk membiayai sejumlah pembangunan daerah. Pajak menjadi salah satu sektor untuk menggenjot keuangan daerah.

“Pembangunan di tahun ini memang membutuhkan biaya banyak. Pajak menjadi salah satu sektor yang tepat untuk kita naikkan pendapatannya,” kata Bupati Sumedang Ade Irawan, Senin (24/2/2014).

Ada 11 jenis pajak daerah di Sumedang yaitu pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan yang bersumber listrik dari PLN dan non-PLN, pajak mineral bukan logam dan batuan, air tanah, parkir, sarang burung walet dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Dia mengatakan, semua jenis pajak tersebut akan ditingkatkan target pendapatannya demi mencapai hasil maksimal. Ade mencontohkan, untuk pajak BPHTB, tahun ini naik menjadi Rp68,9 miliar. Sementara tahun lalu hanya dikenakan sebesar Rp62 miliar

Menanggapi hal ini, Ketua Harian Badan Anggaran DPRD Sumedang Atang Setiawan mengatakan, peningkatan keuangan daerah mutlak dilakukan Pemkab sebagai upaya penambahan pendapatan. Namun, target ditetapkan berikut dengan kemampuan pencapaiannya.

“Target pajak dan pendapatan asli daerah lainnya itu ditetapkan berikut dengan kemampuan pencapaiannya, jangan berdasarkan potensinya saja,” kata Atang.

Menurut Atang, dengan penetapan target pendapatan yang besar membuat anggaran belanja dialokasikan besar pula. Namun nyatanya, pencapaian pendapatan tak memenuhi target.

“Sehingga alih-alih terbiayai seluruh belanja, Pemkab seringkali defisit setiap tahunnya,” ujar dia

Sumber : http://www.inilahkoran.com/