Caleg “Kudu Mabrur Ulah Mardud”

by -60 views

Caleg “Kudu Mabrur Ulah Mardud”

Jatinangorku.com – Pencalonan calon legislatif (caleg) bagaikan prosesi haji. Jika dalam berhaji ada istilah haji mabrur maka demikian juga dalam pencalegan. Diharapkan setelah dilantik menjadi anggota dewan harus menjadi “caleg mabrur”. Artinya, bermanfaat bagi warga. Sedangkan mereka yang gagal tergolong “caleg mardud”.

Demikian dilontarkan Drs. H. Idat Mustari ketika berbincang dengan “GM” di Cinunuk, Kec. Cileunyi. Kab. Bandung, Minggu (22/9) terkait pencalegan dirinya untuk DPRD Jabar. 

“Jika tidak bermanfaat bagi orang banyak, ada penilaian miring di masyarakat. Mereka menganggap yang bersangkutan tersangkut persoalan. Untuk itu, kalau jadi caleg, ya kudu mabrur ulah mardud,” kata caleg Partai Golkar dari daerah pemilihan II Jabar (Kab. Bandung dan Kab. Badung Barat) tersebut.

Ketika ditanya mengenai motivasi, selain visi dan misi, mantan pengurus KNPI Kab. Bandung yang juga seorang pengusaha ini, mengaku nyaIeg dengan modal keyakinan. 

“Saya nyaleg dengan niat tulus dan keyakinan. Saya juga tidak berharap caleg yang terpilih nanti berhitung soal modal yang telah dikeluarkan dan harus bagaimana menggantinya,” ujar suami dari Nani Mardianti ini.

Terkait penilaian sejumlah masyarakat yang menyebut pencalegan menggiurkan sebagai ajang mencari kerja dan harta, penulis sejumlah buku (“Ketika Kita Merenung” dan “Jejak-jejak Kegelisahan”) ini mengatakan, penilaian tersebut wajar dan manusiawi.

“Penilaian miring ini wajar dan para caleg harus berlapang dada. Ini tantangan, terutama bagi saya juga. Intina, sagala ge kumaha niat jeung kayakinan. Niat alus tangtu hasilna alus. Ngan ulah poho, bagja teu paala-ala, milik teu pahili. Hirup jelema geus aya garisna jeung aya nu ngatur,” ucapnya.

Jelang pileg mendatang, Idat berharap para pemilik suara selain memilih, juga bisa memilah. “Saya yakin, dalam pileg mendatang masyarakat yang punya hak pilih sudah lebih pintar dan cerdas untuk menentukan pilihannya. Apalagi pilihannya ini menentukan arah politik dan kemajuan dalam lima tahun mendatang,” katanya.

Diakui Idat, saat ini khusus di daerah Jabar banyak pembangunan yang perlu segera dilakukan. Baik ekonomi, budaya, sosial atau politik. “Potensi Jabar dari sejumlah sisi cukup banyak dan menjanjikan. Potensi ini harus kita gali dan kembangkan agar Jabar bisa dibanggakan serta mampu berbicara di tingkat nasional,” pungkasnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com