Cara Mengetahui Gejala Kanker Usus

by -17 views

Jatinangorku.com – Kanker usus (kolorektal) termasuk jenis kanker mematikan. Perubahan dalam kebiasaan buang air besar dapat menunjukkan peningkatan risiko penyakit ini.

Konsultan Kolorektal dan Bedah Umum Rumah Sakit London Bridge, London Inggris Mark George menerangkan, paling penting menghadapi kanker usus yaitu mengenali dan mewaspadai gejala awal.
 
“Insiden kanker usus tertinggi pada populasi obesitas dan kurang olahraga. Konsumsi daging merah berlebih juga meningkatkan angka kanker usus di sejumlah negara barat. Tetapi mengonsumsi serat, terutama gandum justru mengurangi risiko kanker usus,” ujar Mark seperti dikutip Femalefirst belum lama ini.

Berikut sejumlah kiat bagi seseorang untuk mengurangi risiko terkena kanker usus. Yaitu, melakukan diet sehat dan mengonsumsi makanan serat tinggi, olahraga teratur, tak terlalu banyak makan daging merah atau olahan, menghindari kelebihan berat badan, dan ikut skrining kanker usus.

“Pendarahan dari dubur adalah gejala utama kanker usus, terutama jika darahnya berwarna gelap. Itu merupakan gambaran yang lebih mengkhawatirkan daripada darah cerah. Tapi ini baru satu gejala umum seseorang menderita kanker usus, karena masih ada beberapa gejala lain,” terangnya.

Setiap perubahan dalam kebiasaan buang air besar juga dapat menunjukkan peningkatan risiko, sehingga sangat penting untuk dapat mengetahui setiap perubahan baik dalam frekuensi atau konsistensi gerakan.

“Itu wajar bagi kebiasaan buang air bervariasi dari waktu ke waktu, tetapi meningkatkan frekuensi buang air besar selama lebih dari empat sampai enam minggu, maka orang yang mengalami harus segera mendiskusikan dengan dokter,” jelasnya.

Mark menambahkan, nyeri perut Coliky juga merupakan gejala kanker usus lainnya. Terutama ketika kondisi ini terus berlanjut hingga mempengaruhi nafsu makan. Kanker usus juga sering menyebabkan kekurangan sel darah merah yang mengakibatkan anemia.

“Hal tersebut kemungkinan besar mengakibatkan kelelahan dan kadang-kadang sesak napas. Gejala kanker usus lainnya yaitu penurunan berat badan yang signifikan,” terang dia.

Selain pemeriksaan laboratorium, untuk memastikan seseorang mengalami kanker usus, biasanya dokter akan melakukan diagnosis menggunakan kolonoskopi atau pemeriksaan usus dengan kamera usus atau CT cologram

Sumber : http://www.inilahkoran.com/