Carut Marut Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu, Ancam Adukan Tim 7 ke Presiden

by -67 views

Sementara itu, di tempat terpisah Camat Jatinangor Syarif Effendi Badar menyebutkan, adanya sebagian lahan di wilayah Jatinangor yang terlintasi pengerjaan proyek Tol Cisumdawu belum ada kejelasan kembali.

“Sampai saat ini belum ada pembahasan lagi terkait lahan tol. Pada Agustus lalu ada surat dari Satker untuk kepala desa terkait kepemilikan lahan. Namun sekarang belum ada tembusan lagi bahkan desa-desa sudah banyak yang menanyakan,” ujarnya kepada Radar Sumedang (Pojoksatu.id Group).

Camat menambahkan, lahan yang terlintasi Tol Cisumdawu tersebut di antaranya wilayah Desa Cibeusi, Cileles dan Cilayung. “Untuk masalah tanah tergantung satker dan pemilik tanah, dan kami saat ini pada posisi menunggu pemberitahuan/ agenda dari satker dan BPN,” ucapnya.

Ia pun memprediksi, kemugkinan pembebasan lahan di wilayah Jatinangor dan Tanjungsari setelah selesai di Dawuan. “Prediksi saya, ada kekhawatiran manakala pembebasan lahan bersamaan dengan di Dawuan imbasnya jumlah harga lahan meningkat,” ujarnya.

Sementara, Kades Cilayung Uyun mengatakan, pihaknya kerap mempertanyakan kejelasan pembebasan lahan Tol Cisumdawu kepada pihak pemerintah kecamatan. Mengingat, warga Cilayung sudah resah apakah jadi atau tidak.

“Rencana 2018 awal dan pertengah tanah sudah bebas. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan terkait sosialisasi dan jadwal, warga menanyakan mau kapan dibayarnya dan mengira kades sudah tahu harga tanah padahal tidak,” katanya.

Ia pun menghimbau, kepada warga bilamana ada orang yang mengaku-ngaku sebagai petugas pembebasan lahan jangan begitu saja ditanggapi dan secepatnya berkoordinasi dengan pihak Desa.

“Momen ini akan dimanfaatkan oleh orang yang tidak tanggung jawab, sehingga apabila ada orang yang tidak dikenal dan tanpa sepengetahuan kades jangan ditanggapi karena mereka ujung-ujungnya minta uang, yang dapat merugikan masyarakat,” katanya

 

 

Sumber : http://jabar.pojoksatu.id