Cegah Peningkatan DBD, Pemkab Sumedang Minta Warga untuk Waspada dan Melakukan Pencegahan

by

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang mengimbau kepada seluruh warga Sumedang untuk waspada terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD), dengan melakukan upaya pencegahan.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Sumedang, Anna Hernawati Sabana, menuturkan, upaya efektif pencegahan yang harus dilakukan oleh masyarakat, yakni pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala.

Cara yang masih efektif, untuk pencegahan, yakni menguras bak mandi seminggu sekali, menutup penampungan air bersih, karena dua tempat tersebut adalah tempat yang disukai nyamuk DBD, yakni nyamuk aedes aegypti.

“Cara yang bisa dilakukan oleh warga dimana pun,” kata Anna kepada wartawan di Hotel Puri Khatulistiwa, Kabupaten Sumedang, Rabu (23/1/2019).

Anna pun mengatakan, dibeberapa kecamatan suspect DBD, pihaknya pun sudah melakukan fogging, namun tidak seefektif dari PSN yang dilakukan masyarakat secara berkala.

Selain itu, kata Anna, pihaknya saat tengah melakukan penyelidikan epidemiologi DBD, hal tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi penularan dan penyebaran DBD lebih lanjut.

“Upaya ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dini dan respon kejadian DBD,” katanya.

Jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sumedang mengalami peningkatan, tercatat sebanyak 398 orang warga Kabupaten Sumedang mendapatkan perawatan.

Dari data yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, kasus gejala atau suspect demam berdarah di Kabupaten Sumedang, mengalami peningkatan signifikan sejak Oktober 2018.

Pada Oktober 2018, sebanyak 48 orang dirawat di RSUD Sumedang, November 56 orang, Desember 137 orang, dan hingga Kamis (24/1/2019) tercatat hingga 157 orang.

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com