Cerita Curang Zuckerberg Meretas Situs Orang Lain Saat Mendirikan Facebook

by -46 views

Cerita Curang Zuckerberg Meretas Situs Orang Lain Saat Mendirikan Facebook

Jatinangorku.com –   Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang sekarang ini dapatkan banyak pengguna di banyak negara di dunia. Namun, sebelum didirikan, ternyata sang pembuatnya, Mark Zuckerberg, harus berbuat curang terlebih dahulu.

Sebelumnya, Zuck -panggilan akrab Mark Zuckerberg– sudah menciptakan situs jejaring sosial sejenis yang berorientasi wanita-wanita cantik bernama Facemash .

Namun, ketika awal mendirikan Facebook, waktu itu masih bernama Thefacebook.com, ada situs jejaring sosial lain yang ikut berdiri yaitu ConnectU.

Dikarenakan pihak developer sampai jaringannya yang kuat, pengguna Thefacebook.com sedikit terhambat. Dari suatu tulisan yang pernah dimuat di Business Insider (05/0/2010), Zuck pernah meretas ConnectU dan merombak banyak profil anggota situs tersebut.

Bahkan dalam aksi terusannya tersebut, Zuck juga membuat banyak anggota ConnectU menjadi invisible atau tidak terlihat. Dengan cara tersebut maka orang lain tidak akan menemukan ID sang korban.

Tidak berhenti di situ saja, Zuck terus gencar melakukan aksi usilnya dengan mengurangi sejumlah fasilitas atau fungsi dari ConnectU. Kegilaan Zuck semakin memuncak dengan menghapus 20 account dari situs tersebut.

Dengan sedikit mengendurnya popularitas ConnectU, Thefacebook.com sukses melejit dengan memperoleh banyak pengguna dalam waktu singkat.

Namun, akhirnya aksi Zuck harus dibayar dengan mahal. Dia dituntut oleh 3 pendiri ConnectU atas tindakannya tersebut terutama pencurian ide yang akhirnya digunakan sebagai konsep awal pendirian Thefacebook.com.

Walaupun persidangan atas serangkaian aksi Zuck tersebut terus digelar, namun akhirnya pihak Harvard memutuskan untuk mengeluarkan sang pendiri Facebook ini dari kampus ternama tersebut.

Kini, Facebook telah menjelma menjadi perusahaan ternama dan berhasil selama beberapa tahun ini menduduki singgasana raja dunia jejaring sosial.

Sumber : http://www.hytekno.com