Deddy Mizwar Ajak Pemuda Manfaatkan Bonus Demografi

by -76 views

Indonesia memiliki potensi menjadi negara besar yang maju dalam beberapa tahun ke depan. Syaratnya, pemerintah harus mampu memanfaatkan bonus demografi pada tahun 2020 sampai 2035 nanti. Kerja keras tentu harus dilakukan pemerintah di berbagai tingkat agar bonus demografi dapat memberikan keuntungan bagi Indonesia bukan malah menjadi beban di masa depan.

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), pada tahun 2020-2035 nanti bonus demografi atau usia angkatan kerja di Indonesia yang berusia 15-64 tahun mencapai sekitar 70%. Sedangkan 30% sisanya termasuk ke dalam usia tidak produktif atau yang memiliki usia di bawah 14 tahun dan di atas 65 tahun.

Dengan demikian pada tahun 2020-2035 Indonesia memiliki sekitar 180 juta orang berusia produktif dan 60 juta jiwa usia tidak produktif. Artinya 10 orang usia produktif hanya menanggung 3-4 orang usia tidak produktif. Sehingga akan terjadi peningkatan tabungan masyarakat dan tabungan nasional jika bonus demografi ini dikelola dengan baik.

Namun sebaliknya, bonus demografi akan menjadi masalah baru jika pemerintah tidak sanggup menyediakan lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti pendidikan tinggi serta pelayanan kesehatan dan gizi yang memadai. Akibatnya jumlah pengangguran yang besar akan menjadi beban yang sangat berat yang harus dipikul negara.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, pengoptimalan bonus demografi tidak terlepas dari kemauan baik pemerintah dan pihak lainnya untuk menyiapkan generasi agar mau berbuat sesuatu bagi Indonesia dengan sebaik-baiknya. Deddy menuturkan momentum bonus demografi yang akan dimulai kurang dari tiga tahun lagi harus betul-betul dimanfaatkan agar Indonesia tampil sebagai pemain dunia.

“Setelah itu kita akan kehilangan momentumnya. Harus ada kemauan politik dari pemerintahnya sendiri untuk menyiapkan generasi muda menuju masa keemasan 2020-2035. Momentumnya hanya 15 tahun kalau tidak dimanfaatkan maka akan lewat dan pasar global masuk. Kita harus melangkah menjadi pemain global,” kata Deddy kepada wartawan usai memimpin upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Sate, Bandung, Jumat (28/10/2016).

Deddy melanjutkan, para pemuda Indonesia bisa turut berkontribusi dalam pemanfaatan bonus demografi. Salah satu caranya adalah dengan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lewat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau bisnis berbasis teknologi yang saat ini sedang berkembang di tanah air.

“Bisnis berbasis UMKM ini peluangnya masih sangat terbuka dan Indonesia memiliki pasar yang sangat besar. Kita bisa memanfaatkan peluang itu untuk menjadi pemain global,” kata Deddy