Depan Gerbang Lama Unpad Bangunan Liar Kian Marak

by -52 views

Depan Gerbang Lama Unpad Bangunan Liar Kian Marak

Jatinangorku.com – Sejumlah bangunan liar tidak berizin semakin menjamur di kawasan Jatinangor. Seperti yang ada di depan gerbang lama Universitas Padjadjaran (Unpad), dari sisi kanan dan kiri jalan banyak pedagang dan kios-kios yang diduga ilegal.

Camat Jatinangor, Asep Aan Dahlan kepada “GM” mengatakan akan segera menertibkan bangli-bangli tersebut. Bahkan ia mengaku sudah memerintahkan Kasi Tramtib Kec. Jatinangor untuk menindaklanjutinya. Karena, kata Asep, selain bertentangan dengan hukum, bangli juga mengganggu ketertiban dan keindahan lingkungan.

“Bangunan itu tidak berkontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) Sumedang. Padahal, keuntungannya besar. Pada intinya, ini jadi masalah kesemrawutan yang terus menghampiri Jatinangor,” kata Asep kepada “GM”, Senin (13/7).

Asep mengatakan, jika peraturan daerah (perda) mengenai ketertiban, keindahan, dan kebersihan (K3) tidak digalakkan, maka akan membuat kondisi Jatinangor diperkeruh dengan pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar, sehingga merusak citra Jatinangor sebagai kawasan pendidikan yang asri dan indah dan menjadi jantung kota di wilayah Kabupaten Sumedang.

“Sehingga ada anggapan dari mahasiswa rantau bahwa Jatinangor itu kumuh. Nah, kami tidak ingin seperti itu,” terangnya.

Bahkan, ia mengaku sering menerima pertanyaan, baik dari rekan sesama dinasnya maupun atasannya, apakah bangunan di depan gerbang lama Unpad itu legal atau tidak. Dia pun tak bisa menjawab karena baru beberapa bulan menjabat sebagai Camat Jatinangor.

“Masalahnya, banyak izin yang telah habis. Makanya, kami tak tahu apakah sejumlah bangunan itu legal atau tidak. Kami akan tindak lanjuti melalui Satpol PP,” akunya.

Dia pun berusaha akan menanyakan kepada pihak Unpad sebagai pemilik lahan atas tanah itu, apakah ada izinnya atau tidak.

“Jika tidak ada izinnya, ya harus dibongkar karena bertentangan dengan aturan. Jangan sampai ini malah jadi masalah nantinya kalau benar tidak memiliki izin,” jelasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/