Di Jabar PMKS Capai 6,4 Juta Jiwa

by -77 views

Di Jabar PMKS Capai 6,4 Juta Jiwa

Jatinangorku.com – Di Jabar, jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) mencapai 6,4 juta orang. Dari 26 jenis permasalahan sosial yang paling menonjol adalah pekerja seks komersial (PSK), gelandangan, pengemis, orang hilang ingatan, dan anak jalanan.

Berdasarkan data Dinas Sosial Jabar tahun 2012, populasi PMKS di Jabar antara lain PSK 21.261 orang, gelandangan 2.757 orang, pengemis 5.806 orang, orang hilang ingatan 6.356 orang, dan anak jalanan 20.000 orang lebih.

Untuk mengantisipasi hal ini, Dinas Sosial Jabar menyelenggarakan deklarasi operasional pencegahan anak jalanan terpadu bersama kabupaten/kota serta penadatanganan perjanjian kerja sama PMKS jalanan. Acara dilaksanakan di Balai Asri Pusdai Jabar, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (25/9).

“Kami tidak bisa melakukan penanganan PMKS sendiri, makanya kami bekerja sama dengan kabupaten/kota. Terlebih kami telah mencanangkan bahwa di tahun 2015, Jabar sudah terbebas dari anak jalanan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Jabar, Tati Iriani kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Dalam waktu dekat, kata Tati, Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan membangun pusat pelayaan kesejahteraan sosial. Tempat ini semacam panti atau tempat penampungan PMKS.

“Dengan adanya panti ini, kita bisa merazia PMKS karena kita sudah memiliki tempat yang representatif. Selama ini kan kita jarang merazia, karena tidak memiliki tempat. Tapi, tempatnya masih dibicarakan,” jelas Tati.

Menurutnya, pusat pelayanan kesejahteraan sosial itu setidaknya bisa menampung sekitar 3.000 hingga 4.000 PMKS. Untuk tahap pertama, pihaknya hanya akan membangun di Kota Bandung dan Provinsi Jabar. Ke depan, pihaknya akan mendorong kabupaten/kota untuk membuat tepat ini, khususnya di daerah yang yang jumlah PMKS-nya cukup banyak.Di Jabar, jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) mencapai 6,4 juta orang. Dari 26 jenis permasalahan sosial yang paling menonjol adalah pekerja seks komersial (PSK), gelandangan, pengemis, orang hilang ingatan, dan anak jalanan.

Berdasarkan data Dinas Sosial Jabar tahun 2012, populasi PMKS di Jabar antara lain PSK 21.261 orang, gelandangan 2.757 orang, pengemis 5.806 orang, orang hilang ingatan 6.356 orang, dan anak jalanan 20.000 orang lebih.

Untuk mengantisipasi hal ini, Dinas Sosial Jabar menyelenggarakan deklarasi operasional pencegahan anak jalanan terpadu bersama kabupaten/kota serta penadatanganan perjanjian kerja sama PMKS jalanan. Acara dilaksanakan di Balai Asri Pusdai Jabar, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (25/9).

“Kami tidak bisa melakukan penanganan PMKS sendiri, makanya kami bekerja sama dengan kabupaten/kota. Terlebih kami telah mencanangkan bahwa di tahun 2015, Jabar sudah terbebas dari anak jalanan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Jabar, Tati Iriani kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Dalam waktu dekat, kata Tati, Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung akan membangun pusat pelayaan kesejahteraan sosial. Tempat ini semacam panti atau tempat penampungan PMKS.

“Dengan adanya panti ini, kita bisa merazia PMKS karena kita sudah memiliki tempat yang representatif. Selama ini kan kita jarang merazia, karena tidak memiliki tempat. Tapi, tempatnya masih dibicarakan,” jelas Tati.

Menurutnya, pusat pelayanan kesejahteraan sosial itu setidaknya bisa menampung sekitar 3.000 hingga 4.000 PMKS. Untuk tahap pertama, pihaknya hanya akan membangun di Kota Bandung dan Provinsi Jabar. Ke depan, pihaknya akan mendorong kabupaten/kota untuk membuat tepat ini, khususnya di daerah yang yang jumlah PMKS-nya cukup banyak.

Sumber : http://klik-galamedia.com