Di Jatinangor Kembang Api Mulai Diperdagangkan

by -294 views



JATINANGOR (GM) – Meski bulan Ramadan masih satu bulan lagi, namun penjual kembang api sudah mulai marak, terutama di wilayah Jatinangor, Kab. Sumedang dan Rancaekek, Kab. Bandung.

Berdasarkan pemantauan “GM”, Kamis (28/6), sejak sepekan lalu, pedagang kembang api sudah banyak menggelar dagangannya di pinggir Jalan Raya Jatinangor. Kondisi tersebut diperkirakan hingga awal Ramadan.

Sejumlah pedagang menyatakan, meski belum banyak calon pembeli, namun mereka tetap bertahan berjualan pada Bulan Suci Ramadan.

Salah seorang pedagang kembang api di Jatinangor, Rahmat (30) menyatakan, di Jatinangor ada empat titik penjual kembang api. Mereka telah menggelar dagangannya dan semuanya terdaftar di polsek.

“Kita telah menggelar dagangan setiap tahun menjelang Bulan Suci Ramadan. Kami benar-benar berjualan kembang api. Jika coba-coba berjualan petasan, kan berisiko. Mending jualan kembang api saja agar nyaman,” katanya.

Pedagang kembang api lainnya di Rancaekek, Dani (36) mengatakan, berjualan kembang api sejak dini akan mendapat keuntungan. Sekaligus untuk persiapan bulan Ramadan karena permintaan kembang api jelang Bulan Suci Ramadan ini akan banyak.

Menurut Dani, bisnis kembang api boleh dibilang menguntungkan, karena bila barang sudah ada tentunya tinggal menjualnya dan permintaan masyarakat selalu banyak.

“Keuntungan dari menjual kembang api cukup menjanjikan. Dari penjualan kembang api, jika mujur bisa memperoleh Rp 1 juta/hari. Kembang api yang dijual sekarang lebih banyak sisa tahun lalu,” kata Dani.

Menjelang Ramadan tahun ini, Dani mengaku telah mengeluarkan modal jutaan untuk membeli berbagai jenis kembang api. “Semua kembang api merupakan tipe petasan kembang api yang dibuat secara resmi,” kata Dani.

sumber : klik-galamedia