Diameter Lubang Jalan Alternatif Sayang Mencapai 50 Centimeter Warga Keluhkan Jalan Rusak

by -8 views

Diameter Lubang Jalan Alternatif Sayang Mencapai 50 Centimeter Warga Keluhkan Jalan Rusak

Jatinangorku.com – Masyarakat Jatinangor mengeluh karena sejumlah jalan di wilayah Jatinangor rusak cukup parah dan berlubang, antara lain Jalan Sayang. Diameter lubang jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Raya Rancaekek dan Jalan Raya Jatinangor mencapai 50 cm dengan kedalaman sampai 10 cm.

Menurut Rahmat (30), salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut, sampai saat ini belum ada perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Kerusakan pun diperkirakan mencapai ratusan meter.

“Saya sudah tiga tahun tinggal di sini, tapi seperti dibiarkan begitu saja dan belum ada tindakan untuk segera diperbaiki,” kata Rahmat, Minggu (10/8).

Ia menambahkan, jalan yang rusak bukan hanya di Jalan Sayang, tetapi juga Jalan Cikuda. Bahkan, di sini kerap terjadi kecelakaan karena jalan sangat menikung dan kondisi jalan yang berlubang.

Segera ada tindakan

Sementara Ketua LSM Mahasiswa Pemuda Pancasila (Mapancas) Kab. Sumedang, Obi Rohiman mengatakan, harus segera ada tindakan, mengingat jalan tersebut masih jadi bagian jalan negara yang harus diperhatikan.

“Apakah Dinas Pekerjaan Umum tidak melihat dan langsung tanggap ya. Ini tanggung jawab Pemkab Sumedang. Apakah Pemkab tidak mempunyai anggaran? Jatinangor ini adalah salah satu penghasil pajak terbesar di Kabupaten Sumedang,” ujar Obi.

Obi berharap, jika pada saatny ananti ada perbaikan, maka perbaikan jalan mesti diawasi secara ketat agar kualitas jalannya sesuai dengan pagu yang dianggarkan.Menurutnya, jika tidak ada pengawasan yang ketat, maka dikhawatirkan terjadi pengurangan dana yang berakibat pada buruknya kualitas serta pengerjaannya yang asal-asalan.

“Saya melihat, jalan hanya bertahan maksimal lima bulan. Setelah itu kembali rusak. Ini aneh, ‘kan? Saya yakin jika mengerjakannya sesuai dengan anggaran yang dicanangkan, maka kualitasnya pun akan baik,” kata Obi.

Ia pun berharap, Pemkab Sumedang dan Pemprov Jabar bisa segera mengambil tindakan, karena jalan tersebut adalah jalan alternatif untuk melintas, dari Jatinangor ke Rancaekek dan sebaliknya.

“Harus ada langkah konkret dari pemkab dan pemprov, jangan sampai didiamkan saja. Karena jalan yang rusak dapat mengakibatkan kecelakaan,” jelasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/