Dianiaya Belasan Orang di Malam Takbiran, Ujang Rahmat Akhirnya Meninggal

by -108 views



RANCAEKEK (GM) – Ujang Rahmat (31), warga Kp. Bojongjati RT 03/RW 06 Desa Bojongloa, Kec. Rancaekek Kab. Bandung, yang jadi korban penganiayaan belasan orang, pada Sabtu (18/8) malam lalu, atau pada malam takbiran, akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun “GM”, Senin (3/9), korban meninggal Minggu (2/9) pukul 19.00 WIB di RS Ebah Majalaya, Kab. Bandung. Jenazah korban dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Kp. Bojongjati, Desa Bojongloa.

Korban yang menderita sejumlah luka bekas penganiayaan diduga menggunakan senjata tajam dirawat di RS Ebah Majalaya. Karena luka-luka yang dialalami sangat parah, akhirnya korban pun meninggal. Meski kasusnya telah dilaporkan dan ditangani Polsek Rancaekek dan Polres Bandung, namun hingga saat ini, belum satu pun pelakunya berhasil diciduk.

Ketua RW 06, Kp. Bojongjati, Iking (42) mengatakan, pihak keluarga korban dan sejumlah warga meminta agar aparat kepolisian segara mengusut penganiayaan tersebut.

“Meski pihak keluarga terlambat melapor ke aparat kepolisian, namun pihak keluarga tetap meminta untuk diusut tuntas, sekaligus meringkus para pelakunya,” kata Ikin.

Menurut Ikin, saat kejadian memang pihaknya tidak mengetahui persis kejadiannya. “Hanya dari laporan sejumlah warga yang melihat langsung kejadiannya, korban dianiaya belasan orang yang diduga dari sebuah organsasi kemasyarakatan,” katanya.

Usut tuntas

Sementara itu, istri korban, Ny. Yati Sumiati (32) saat ditemui “GM” di sela-sela pemakaman jenazah suaminya mengatakan, ia sangat berharap kejadian yang menimpa suaminya diusut tuntas, sekaligus menangkap para pelakunya.

“Saya harap para pelakunya segera diringkus. Apalagi saat suami suami saya dirawat di RS Ebah Majalaya sempat mengatakan, ia tidak pernah melakukan kesalahan kepada para pelaku. Naon atuh dosa pun lanceuk teh dianiaya dugi ka maotna,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bandung, AKBP Sandi Nugroho melalui Kapolsek Rancaekek, AKP Hartomo, S.H. menyatakan, kasus tersebut saat ini telah ditangani pihak Polres Bandung dan Polsek Rancaekek. 

“Dalam peristiwa tersebut, kita menyesalkan pihak keluarga korban tidak ada yang segera melapor. Laporan ke aparat kepolisian setelah korban dirawat di RS Ebah Majalaya, dan penanganannya oleh jajaran Polres Bandung,” kata Hartomo.

sumber : klik-galamedia