Diduga Depresi Hadapi Skripsi, Mahasiswa Unpad Jatinangor Nekad Gantung Diri

by

 Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengakui adanya peristiwa Gantung Diri (Gandir) di Perum Puri Indah Blok B/24 Puri Nirwana RT 04 RW 07 Desa Cikeruh Kec. Jatinangor Kab. Sumedang.

“Peristiwa itu terjadi pada Senin 17 Desember 2018 lalu, sekira pukul  20.10 WIB, Anggota Reskrim Polsek Jatinangor beserta gabungan piket fungsi telah melakukan pengecekan terkait adanya laporan orang meninggal dunia dengan cara Gandir. diketahui, korban berinisial MB (23) yang merupakan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor semester akhir Fakultas Ilmu Budaya (FIB) jurusan Sejarah,” ujar Kapolres kepada RRI, Rabu (19/12/2018).

Selain itu, imbuh Kapolres, pihaknya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi dan ayah korbanpun telah dimintai keterangan.

“Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, bahwa korban nekat melakukan aksi bunuhdiri diduga karena stres dan depresi menghadapi skripsi persiapan akhir kuliah,” terangnya.

Dikatakan Kapolres, dari keterangan Bapak korban, pada beberapa hari yang lalu, dirinya kerap bolak balik ke Jakarta guna menengok adiknya yang tengah sakit. sehingga, dirinya jarang pulang kerumah.

“Pada Sabtu malam kemarin sekira pukuk 19.53 WIB korban dan Bapaknya masih kontakan via telepon namun, pada Minggu pukul 19.07 WIB dengan korban tidak ada komunikasi lagi. sehingga Bapak korban seketika mencuriganya. lalu, mendatangi rumahnya itu untuk mengecek kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ucapnya.

Setelah mengetuk pintu, sambung Hartoyo, dan tak ada yang menyapanya lalu didobrak sebab, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. lalu, terlihat posisi leher korban tengah tergantung pada jeruji besi jendela kamar dengan kain sal warna putih corak.

“Namun demikian, dengan adanya kejadian tersebut pihak keluarga korban tidak akan mempermasalahkan kejadian itu dan menerimanya sebagai musibah sebab, dari hasil pemeriksaan pihak dokter puskesmas dan Unit Identifikasi Polres Sumedang tidak ditemukan hasil dari tindak pidana. menyusul, keluarga korban telah membuat pernyataan bahwa tidak akan menuntut dan kejadian tersebut murni bunuh diri,” tandasnya.

 

 

 

 

Sumber : http://rri.co.id