Dijadikan Agenda Tahunan Nikah Massal Berlangsung Khidmat

by -45 views

Dijadikan Agenda Tahunan Nikah Massal Berlangsung Khidmat

Jatinangorku.com – Acara nikah massal yang diselenggarakan oleh panitia Hari Jadi ke-436 Kab. Sumedang di Masjid Agung Kab. Su­me­dang, Senin (26/5), berlangsung khidmat dan sederhana. Acara ni­kah massal tersebut diikuti 10 pasangan baru dan 50 pasangan suami istri yang melangsung­kan isbat nikah.

Pada acara tersebut, Bupati Sumedang, H. Ade Irawan beserta unsur musyawarah pimpinan daerah (muspida), Kementerian Agama Kab. Sumedang, beserta sejumlah pejabat Pem­kab Sumedang menjadi saksi pernikahan mereka.

Panitia pelaksana Hari Jadi Kab. Sumedang, dr. H. Hilman Taufik Ws., M.Kes., kepada “GM” di sela-sela acara mengata­kan, recananya nikah massal itu dibuka untuk 436 pendaftar. Angka itu disesuaikan dengan usia Kab. Sumedang yang menginjak ke-436. Namun sampai pendaftaran ditutup, hanya 10 pasang­an calon pengantin yang bersedia untuk mengikuti nikah massal dan 50 pasangan suami istri lainnya melakukan nikah isbat. “Namun demikian, secara keseluruhan, rangkaian acara nikah massal itu berjalan lancar,” katanya.

Tujuan dari kegiatan nikah massal ini adalah untuk meringankan beban pasangan calon pe­ngantin, karena biaya pencatatan nikah mereka digratiskan. Kecuali itu, panitia tetap selektif dalam memeriksa dokumen pasangan calon pengantin yang mendaftar sebagai perserta nikah massal. Hal itu dimaksudkan agar jangan sampai acara tersebut dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja, ada salah satu pasangan calon pengantin yang diketahui sudah memiliki pasangan hidup atau tengah dalam proses perceraian. “Alhamdulillah, tidak ada yang seperti itu. Karena, panitia benar-benar selektif dalam menerima pendaftaran,” ujarnya.

Meringankan

Sementara itu, Bupati Sumedang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si. yang ditemui usai bertindak sebagai saksi pada acara nikah massal itu, me­ngatakan, meski bantuan yang diberikan oleh panitia relatif kecil, diharapkan dapat meringankan beban mereka. Apalagi selama ini, masih ada masya­rakat yang ingin meni­kah, tetapi belum memiliki biaya untuk mengurus persyaratan administrasi pencatatan nikah. 

“Mudah-mudahan mereka yang telah me­laksanakan nikah massal dan isbat nikah, menjadi pasangan per­nikahan yang abadi, dan jadi keluarga yang sakinah mawadah warah­mah. Di samping itu, kebahagiaan mereka itu tentunya menjadi kebahagiaan kita semua,” katanya.

Menurutnya, acara nikah massal dan khitanan massal akan tetap masuk dalam agenda rangkaian peringatan hari jadi Sumedang pada tahun berikutnya. Karena acara tersebut banyak sisi positifnya dan dapat dirasakan langsung oleh ma­syarakat.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/