Dishub Sumedang Siap Ikut Menjaga Portal di Jalan Kabupaten

by -94 views

Dishub Sumedang Siap Ikut Menjaga Portal di Jalan Kabupaten

Jatinangorku.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Kab. Sumedang siap menjaga portal di setiap jalan kabupaten apabila sudah diperbaiki akhir tahun nanti.

Pemasangan portal tersebut, terutama di beberapa ruas jalan kabupaten yang sering dilalui truk-truk angkutan berat yang mengangkut bahan material.

Seperti halnya di ruas Jalan Legok-Conggeang di wilayah Kec. Paseh dan Conggeang dan ruas Jalan Simpang-Parakanmuncang di Kec. Pamulihan dan Cimanggung.

“Petugas Dishub yang menarik retribusi bongkar muat barang termasuk di lokasi galian C, bisa sekalian bertugas menjaga portal supaya truk muatan berat sekelas tronton dengan tonase di atas 20 ton, tidak bisa melewati jalan kabupaten. Sebetulnya, mereka juga rutin menjaga jalan kabupaten dari truk muatan berat. Kalau jalannya nanti sudah diportal, penjagaannya akan lebih diintensifkan lagi,” ujar Kepala Dishub Kominfo Kab. Sumedang, Teddy Mulyono di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Minggu (17/8/2014).

Menurut dia, pengamanan jalan-jalan kabupaten sudah menjadi bagian tugas dari Dishub. Hal itu, bersandar pada Perda K3 (Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan) Kab. Sumedang. Salah satu klausulnya menyebutkan, setiap kendaraan yang melewati jalan kabupaten bebannya harus sesuai tonase jalan kabupaten maksimal 8 ton. Bahkan lebih detail lagi, untuk pengamanan di jalan kabupaten bisa dibuatkan “polisi tidur”, portal dan rambu-rambu lalu lintas.

“Di setiap jalan kabupaten, kami juga akan memasang rambu tambahan batas maksimal tonase pada kendaraan yang melewati jalan kabupaten. Perda K3 ini perlu disosialisasikan lagi kepada masyarakat luas, termasuk kepada para pengendara angkutan,” kata Teddy.

Bagi pengendara yang melanggar, kata dia, akan ditindak tegas oleh kepolisian. Pasal yang akan diterapkan, di antaranya Undang-Undang Lalu Lintas Jalan dan SK Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan.

Oleh karena itu, pengamanan jalan kabupaten harus dilakukan simultan dengan melibatkan beberapa instansi, seperti Polres Sumedang, Satpol PP dan unsur TNI. “Upaya pengamanan jalan kabupaten, harus teranggarkan,” katanya.

Upaya lainnya, Dishub akan memasang tulisan batas muatan truk-truk besar angkutan berat di kantor UPTD Pengujian Kendaraan. Hal itu, supaya kendaraan tersebut mudah terpantau ketika melewati jalan kabupaten.

“Distamben pun perlu mengingatkan serta menyosialisasikan kepada para pengusaha galian C, agar muatan bahan materialnya diangkut dengan truk kecil sesuai tonase jalan kabupaten. Contohnya, truk colt diesel atau colt engkel,” tuturnya.

Lebih jauh Teddy menjelaskan, pihaknya tak memungkiri pemasangan portal di jalan-jalan kabupaten risikonya besar. Ketika jalannya dipasang portal, bukan mustahil bisa menimbulkan protes bahkan demontrasi dari pengusaha galian C maupun para awak angkutan. Namun, Dishub akan konsisten menegakan aturan bersama-sama aparat kemanan dan instansi lainnya.

“Memang, risikonya besar kalau jalan kabupaten dipasang portal. Namun, perlu disadari oleh semua masyarakat terutama pengusaha dan para pengendara. Pemasangan portal itu agar jalan kabupaten bisa terpelihara dan terhindar dari kerusakan akibat truk-truk besar muatan berat yang melebihi tonase jalan kabupaten. Itu lah perlunya berbagai dinas, instansi dan seluruh masyarakat Kab. Sumedang ikut mendukung sekaligus menjaga jalan kabupaten tersebut. Apalagi perbaikan jalan tersebut memakan biaya yang begtu besar,” tuturnya.

Ditanya pungutan oleh petugas Dishub di jalan kabupaten di kawasan lokasi galian C kaki Gunung Tampomas, Teddy mengatakan pungutan itu dinilai legal yakni pungutan retribusi bongkar muat barang.

“Nah, petugas yang memungut retribusi, justru nantinya disiapkan untuk menjaga portal di jalan kabupaten, termasuk di lokasi galian C di kaki Gunung Tampomas,” ujarnya

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/