Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah di Sumedang Porak-Poranda

by

Dua belas rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana alam angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Jatinunggal Sumedang, Kamis (1/2/18) sore.

Kapolsek Jatinunggal, AKP Bambang Sulinho mengatakan kejadian itu berawal dari adanya hujan deras disertai angin puting beliung sekitar pukul 17.00.

 

“Akibat hujan dan angin puting beliung itu sejumlah pohon tumbang. Salahsatunya menimpa kendaraan roda empat milik warga,” ujarnya.

Bambang menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung kurang lebih sekitar 30 menit. Kerusakan terjadi dua lokasi. Di Dusun Cadasari RT 01 RW 08 Desa Banjarsari, sebuah pohon rambutan tumbang menimpa mobil dan rumah ukuran 8X6 Rosada (33).

Kejadian ini mengakibatkan dua orang luka ringan terkena serpihan kaca. Kerugian materil pun ditaksir kurang lebih Rp 50 juta. Kemudian di Dusun Cikondang RT 03 RW 03 Desa Kirisik, mengakibatkan 12 rumah warga rusak. Lima rusak berat dan 7 rusak ringan.

Adapun rumah warga yang rusak yakni milik H. As Asari (70) ukuran 10×11 meter yang tertimpa pohon sengon, mengakibatkan rumah rusak berat. Kerugian materil kurang lebih skitar Rp60 juta. Rumah Beye (57) dengan kerugian Rp 50 juta. Rumah Ruki (70) dengan kerugian Rp 20 juta, dan rumah milik Dayat (48) kerugian 30 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya ada warga yang lika ringan. Total kerugian dari 7 pemilik rumah kurang lebih sekitar 30 juta. Jumlah total kerugian seluruhnya kurang lebih sekitar Rp 230 juta,” ujarnya.

Kejadian puting beliung ternyata tak cuma terjadi di Sumedang. Di Ciamis, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBD) Kabupaten Ciamis mendata sebanyak 451 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat puting beliung di dua Kecamatan di Ciamis, Kamis lalu.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ani Supriani mengatakan, kerusakan rumah terjadi di Kecamatan Jatinagara dan Rajadesa. Untuk Kecamatan Jatinagara ada tiga desa terdampak yaitu Jatinagara, Mulyasari dan Bayasari. Total ada 28 rumah rusak sedang dan 221 rumah rusak ringan disana.

“Kalau keluarga terdampak di Kecamatan Jatinagara ada 247 dengan total jumlah jiwa sebanyak 817,” katanya pada wartawan, Jumat (2/2/18).
Sedangkan kerusakan di Kecamatan Rajadesa hanya melanda Desa Sirnajaya.

Berdasarkan pendataan ada 3 rumah rusak berat, 31 rusak sedang dan 117 rusak ringan. “Ditotal berarti ada 451 rumah yang rusak di dua Kecamatan itu,” ujarnya.

Kerusakan yang terjadi tak hanya pada rumah saja, melainkan pada Balai Desa Jatinagara, 1 Masjid dan lima sekolah disana. Untuk langkah penanganan, BPBD mengadakan pembersihan lingkungan dan pendataan dampak.

 

 

 

Sumber : http://jabar.pojoksatu.id