DPU Kab. Sumedang Perkecil Lebar Trotoar

by -79 views

Jatinangorku.com – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab. Sumedang, memperkecil lebar sejumlah trotoar yang ada di wilayah Sumedang kota. Upaya itu, untuk memperlebar ruas jalan kabupaten sebagai bagian dari penataan kota. Beberapa jalur trotoar yang diperkecil, di antaranya di Jln. R.A. Kartini, Kebonkol dan Mayor Abdurachman.

“Kalau membuat jalan baru tidak mungkin, sehingga solusinya memperlebar ruas jalan yang ada. Pelebaran jalannya dilakukan dengan memperkecil trotoarnya,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab.Sumedang, Sujatmoko di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2014).

Ia mengatakan, memperkecil lebar trotoar itu, dari lebar sebelumnya rata-rata 2,5 sampai 3 meter diperkecil menjadi 1,2 meter atau sesuai standar minimal lebar trotoar. Pengerjaannya, seperti jalur trotoar di Jalan R.A Kartini dan Kebonkol di Kec. Sumedang Selatan.

Sebelumnya, DPU pun sudah memperkecil trotoar di Jalan Mayor Abdurachman, Kec. Sumedang Utara dengan lebar yang sama. Sementara di Jalan Kutamaya, Kec. Sumedang Selatan, membangun trotoar baru dengan lebar 1,2 meter.

“Jadi, kami membuat trotoar yang minimalis. Selain trotoar minimalis ini mendukung penataan kota dari sisi sarana jalan, manfaat lainnya secara tidak langsung menghindari trotoar dipakai para PKL (pedagang kaki lima). Pengerjaan trotoar ini, sekalian dengan membangun saluran airnya,” tutur Sujatmoko.

Menurut dia, upaya memperkecil lebar trotoar tersebut, supaya ruas jalan kabupaten di wilayah Sumedang kota lebih lebar. Hal itu, untuk menyesuaikan dengan bertambahnya jumlah penduduk serta kendaraan yang melintas di wilayah Sumedang kota.

“Pembangunan trotoar, pelebaran jalan dan saluran air ini, bagian dari program penataan kota di wilayah Sumedang kota. Penataan kota ini, salah satunya untuk mendukung pembangunan Bundaran Polres yang menjadi program unggulan pak bupati,” ujarnya.

Menyinggung tentang pembangunan fisik yang menjadi program unggulan, Sujatmoko menyebutkan, selain membangun Bundaran Polres, juga membangun gedung perkantoran pemda yang ada di kawasan Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Pemkab Sumedang, Jln. Prabu Gajah Agung, Sumedang. Konsep pembangunan gedung dan perkantoran pemda di kawasan IPP, dilakukan dengan pembangunan gedung vertikal.

“Konsep pembangunan gedung vertikal ini bisa mengatasi keterbatasan lahan. Apalagi harga tanah sekarang relatif mahal. Dengan pembangunan gedung vertikal, bisa menghemat pengadaan lahan sekaligus anggaran. Dari rencana pengadaan lahan sebelumnya 32 hektare, kini berkurang menjadi 22 hektare. Berkurangnya pengadaan lahan itu, pemda bisa menghemat anggaran sekitar Rp 70 miliar. Nah, anggaran sebesar itu lebih baik digunakan untuk membangun gedung vertikal. Pembangunan gedung vertikal di kawasan IPP ini, bisa dibangun gedung empat sampai enam lantai,” tuturnya.

Sementara itu, Asep Herdiana (24) salah seorang pejalan kaki mengatakan, upaya memperkecil lebar trotoar di Jln. R.A. Kartini itu dinilai upaya yang positif untuk mengatasi kemacetan kendaraan. Sebab, dengan memperkecil trotoar, ruas jalannya lebih lebar lagi.

“Di Jalan Kartini ini sering macet, karena lebar jalannya relatif sempit. Ditambah lagi, banyak mobil yang parkir di badan jalan dan angkot sering menurunkan penumpang sembarangan. Dengan memperkecil trotoar, jalannya jadi lebih lebar. Cuma risikonya, ruang pejalan kaki di trotoar jadi agak sempit,” katanya

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/