Dua Jambret di Jatinangor Kabur, Satu Babak Belur

by
Dua Jambret di Jatinangor Kabur, Satu Babak Belur
Dua Jambret di Jatinangor Kabur, Satu Babak Belur

Pria pengangguran, sebut saja R warga RT 03 RW 02 Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor. R, terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi setelah dihajar massa karena kepergok menjambret tas seorang mahasiswa di Gang Gentramanah RT 02 RW 02 Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor, kemarin (1/8).

Saksi mata kejadian, Aditya Pratama mengatakan, dirinya melihat terduga pelaku keluar gang dan diteriaki maling. Pelaku yang berjumlah tiga orang itu, salahsatunya berhasil ditangkap warga  di sebuah pesawahan di Desa Hegarmanah.

“Terduga pelaku membawa motor, memindahkan motornya ke depan warung nasi bu Hajah Uum. Seketika langsung berangkat lagi ke belakang,” ucapnya.

Karena curiga, kata Aditya, selanjutnya warga langsung mengintipnya. Dan benar saja, tak berselang lama mendengar suara teriakan meminta tolong.

“Saya mendengar teriakan dari jalan ternyata ada perempuan yang dijambret di dekat kolam kosan. Seketika saya pun teriak maling dan semua warga mengejar dan akhirnya dapat dikejar di tengah sawah,” ucapnya.

Terjadi adu tarik tas yang dramatis antara pelaku dan korban. Pelaku yang dalam pengaruh alkohol itu, mencoba melarikan diri ke pesawahan. Namun gagal dan berhasil dihajar massa hingga babak belur setelah terjatuh saat dikejar warga.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka karena ketika dijambret handphonenya, korban sempat melakukan perlawanan dengan menggit tangan si pelaku sambil teriak sehingga terjatuh.

Ketika akan diwawancara, korban belum bisa menjawab karena masih trauma. Untuk menjaga agar tidak terjadi amukan massa lagi, warga melapor kejadian itu ke pihak Polsek Jatinangor. Korban langsung diamankan sementara pelaku mendapatkan perawatan dulu di Puskesmas Jatinangor, untuk selanjutnya dibawa ke mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (imn/rls)

sumber: sumedangekspress.com