Empat Posisi Kepala Dinas Dilelang, Belum Ada Peserta dari Luar Sumedang

by -17 views

Jabatan eselon dua yang kosong di organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru ditetapkan bakal dilelang. Saat ini empat posisi jabatan esselon II B yang dilelang sedangkan jabatan yang lain belum bisa dilelang karena pengisian OPD baru dikukuhkan oleh pejabat yang menjabat saat ini.

Empat jabatan yang dilelang adalan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan.

Untuk mengisi jabatan yang kosong itu Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPL) membuka penitia seleksi (Pansel) dan mengandeng lembaga administrasi negara (LAN). Rangkaian seleksi itu dimulai dari 27 Oktober hingga 7 Desember. “Peserta lelang jabatan ini terbuka dan bukan hanya pegawai yang ada di Sumedang saja tapi seluruh Indonesia dan memenuhi persyaratan,” kata Kepala Bidang Kinerja dan Karir, Abdul Haris yang mewakili Kepala BPKL, Endi Ruslan, Selasa(1/11/2016).

Menurutnya, sampai saat ini yang melamar masih pejabat yang bertugas di Sumedang dan belum ada dari luar Sumedang.

Anggota Komisi A DPRD, Atang Setiawan menyebutkan jika syarat menjadi pejebat eselon IIb itu harus sudah menjalani pendidikan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) II maka hanya ada 23 orang yang sudah Diklatpim II. “Saat ini yang sudah ikut Diklatpim II ada 23 orang dan mereka menduduki jabatan eselon III,” kata Atang di DPRD, Selasa (1/11/2016).

Namun, jika yang ikut lelang tanpa pernah Diklatpim II maka ada 84 pejabat yang bisa ikut lelang. “Saat ini juga ada pejabat di eselo II yang belum ikut Diklatpim II, istilah dukdik, duduk dulu baru dididik tapi ternyata sampai saat ini tap pernah ikut pendidikan itu. Idealnya pejabat itu dididik dulu baru duduk atau dikduk,” katanya.

Lelang Jabatan Ini katanya, sesuai dengan UU nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan amanat Permen PAN RB No 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka