Empat Tahun Rusak, Warga di Jatinangor Andalkan Jembatan Darurat dari Bambu

by

 Warga Dusun Nengkor RT02/RW07 Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang berharap Pemerintah segera memperbaiki jembatan di desa setempat.

Jembatan sepanjang 15 meter tersebut merupakan akses utama penghubung dua kecamatan, yakni Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Sukasari.

Longsor yang terjadi empat tahun yang lalu, membuat bangunan jembatan tersebut rusak dan kondisinya sangat memprihatinkan. Kini, jembatan tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

Selasa 27 November 2018, agar tetap bisa dilewati, warga setempat beserta petugas Kepolisian dari Polsek Jatinangor dan Petugas Koramil Jatinangor melakukan swadaya untuk memasang anyaman bambu sebagai pengganti alas jembatan.

” Warga sudah lama menunggu perbaikan jembatan. Ini jalur utama bagi warga. Namun, Pemkab Sumedang tak kunjung memperbaikinya dengan alasan jembatan tersebut berada di lahan PT Kereta Api,” kata Dadang Supriatna (48), warga setempat ditemui OPSI.ID.

Selama empat tahun sejak kerusakan, setiap perbaikan dilakukan dengan swadaya. Warga urunan, dan uang yang terkumpul bisa dibelikan bambu dan dipakai biaya operasional perbaikan.

 

Petugas Polsek Jatinangor, Bripka Duwi Novi. S mengatakan, saat ini kondisi jembatan masih bisa dilewati. TNI dan Polri bersinergi bersama warga memasang jembatan darurat dari anyaman bambu.

Tetapi, kata Duwi, kondisi itu tetap membahayakan warga. Sewaktu-waktu anyaman bambu juga bisa rapuh jika terlalu sering dilewati kendaraan.

Selain itu, ditengah jembatan terdapat retakan dan lubang yang cukup besar. Lebarnya sekitar dua meter, dan apabila jembatan tersebut putus, masyarakat harus memutar sekitar lima kilometer

“Warga setempat meminta Pemkab Sumedang agar segera memperbaiki jembatan tersebut,” ujarnya di tempat yang sama.

 

 

 

Sumber : http://opsi.id