FAN Gelar Sumedang Kids Festival

by

FORUM Anak Nasiona (FAN) Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Kapupaten Sumedang, menggelar “Sumedang Kids Festival” (SKF) di Internasional Green School Sumedang, Minggu (12/8/2018). Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangkaian Peringaran Hari Anak Nasional, yang jatuh pada 23 Juli, kemarin.

Ketua pelaksana kegiatan SKF, Lutfi menjelaskan, kegiatan dengan tema “Anak Sumedang Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat dan jenius” diikuti perwakilan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kab.Sumedang. 

Acara tersebut meliputi kegiatan seminar mengenai penanganan kekerasan bagi kelompok sebaya,  dengan narasumber dari DinsosP3A dan Polres Sumedang. Berbagai perlombaan, seperti lomba bakiak, gantar dan membuat menara. 

Selain itu, para pelajar juga unjuk kabisa dengan spontan menampilkan talenta yang mereka miliki.

Kepala DinsosP3A Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana menyampaikan,  peringatan Hari Anak Nasional selalu diperingati oleh Pemerintah dengan tujuan untuk memberikan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya memberikan perhatian besar terhadap hak-hak anak terkait dengan perlindungan dan pengembangan hak anak.

Anak adalah masa depan bangsa dan generasi penerus bangsa, setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik mental maupun sosial serta memperoleh perlindungan dan terpenuhinya hak-haknya. 

“Upaya kita dalam membentuk karakter anak merupakan usaha besar yang hasilnya akan tampak dalam beberapa dekade yang akan datang. Mengingat pentingnya pembangunan karakter anak bagi pembangunan bangsa maka setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional,” paparnya.

Melalui kegiatan tersebut, diaberharap anak-anak Sumedang bisa menjadi tumbuh menjadi generasi yang mumpuni dan hebat.

“Hebat itu bukan tiba-tiba, jadi untuk menciptakan generasi yang hebat harus dimulai sejak dini. anak-anak Sumedang harus bisa tumbuh menjadi anak yang gesit, empati, berani, unggul, sehat dan jenius serta mampu mengembangkan rasa setia kawan, saling mengerti dan bekerja sama dalam menggapai prestasi. berbagai uoaya telah kita lakukan dalam memperbaiki layanan bagi anak meliputi pendidikan kesehatan pemenuhan hak anak lainnya yang harus didukung elemen masyarakat lainnya secara terpadu dan berkelanjutan.”pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com