Fantastis! Jumlah Sepeda Motor di Jawa Barat Ini Bikin Kamu Tak Mau Keluar Rumah

by -43 views

Fantastis Jumlah Sepeda Motor di Jawa Barat Ini Bikin Kamu Tak Mau Keluar RumahPERNAHKAH Kamu berpikir saat berkendara di jalanan: alangkah banyaknya sepeda motor memadati jalanan? Jika terlalu sesak membayangkan suasana saat mudik Lebaran atau long weekend, coba saja masuki jalanan saat Senin pagi. Kerumunan kendaraan, terutama sepeda motor, kendaraan akan membanjiri jalanan bagai serangga yang berlomba-lomba menuju sarang.

Macet yang menjadi hal biasa bagi warga Jawa Barat, tak hanya di daerah pusat kota tapi juga di sekitar perbatasan. Sepeda motor tentu menjadi kambing hitam, dianggap sebagai penyumbang terbesar kemacetan di jalanan. Tak jarang, di linimasa media sosial, gerutu dan sumpah serapah banyak dilayangkan pada pengendara sepeda motor. “Gara-gara kredit motor murah, semua orang jadi punya motor, jalanan jadi macet!”

Apakah layak sepeda motor jadi kambing hitam? Seberapa banyak serangga jalanan itu berkeliaran saat ini dibandingkan jumlah mobil yang tak kalah semrawutnya?

Berapa jumlah sepeda motor di Jabar?

Rupanya tak berlebihan jika anggapan bahwa sepeda motor adalah penguasa jalanan. Data hingga 2016 mencatat, terdapat 13.725.590 unit sepeda motor di Jawa Barat. Sementara jumlah mobil tidak ada setengahnya. Hanya ada 2.359.530 kendaraan roda empat yang terdiri dari 2,1 juta mobil pribadi dan 161.086 unit mobil umum. Mobil umum yang dimaksud adalah angkutan kota dan taksi. Jumlah itu tentu mengejutkan mengingat predikat mobil umum selama ini selalu dianggap sebagai penyumbang kemacetan lalu lintas.

Data itu dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam buku “Jawa Barat dalam Angka 2017” yang bersumber dari Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat. Artinya, data ini belum termasuk jumlah sepeda motor perantau dari luar Jawa Barat yang berseliweran di jalanan Tatar Pasundan setiap hari.

Data BPS ini juga mencatat bahwa hasil Sensus Penduduk 2016 menunjukkan bahwa Jawa Barat dihuni 47,3 juta jiwa, dengan 12,6 juta keluarga atau rumah tangga yang rata-rata beranggotakan 3-4 orang. Dari data ini dapat diambil kesimpulan bahwa setiap keluarga di Jawa Barat sedikitnya memiliki satu unit sepeda motor

Daerah mana paling banyak?

Bekasi menjadi wilayah dengan jumlah sepeda motor dan angkot/taksi tertinggi di Jabar. Baik Kabupaten maupun Kota Bekasi sama banyaknya, tetap tertinggi di Jawa Barat. Kota Bekasi punya 1.259.146 sepeda motor, 313.776 mobil pribadi, dan 21.056 mobil umum. Sementara Kabupaten Bekasi punya 1.231.699 sepeda motor, 203.023 mobil pribadi, plus 11.327 mobil umum

Sementara Bogor yang selama ini terkenal sebagai daerah sejuta angkot, rupanya memiliki jumlah angkot/taksi yang lebih sedikit dari Bekasi. Jumlah mobil pribadi di Kabupaten dan Kota Bogor sekaligus saat dijumlah belum bisa mengalahkan angka mobil di Kota Bekasi, yakni 249.255 unit. Angkot/taksi di Kabupaten Bogor sebanyak 14.137 unit memang mengalahkan jumlah angkot/taksi di Kota Bogor yakni 5.886 unit. Dengan jumlah ini, tak heran kemacetan kerap menyergap tol dalam kota penyangga ibu kota negara setiap hari.

Bandung raya juga punya jumlah kendaraan yang cukup fantastis. Hasil rekapitulasi Dispenda dari Samsat Pajajaran, Kawaluyaan, Soekarno Hatta, Padalarang, Rancaekek, Soreang, dan Cimahi, terdapat 2.906.286 unit sepeda motor di Bandung raya. Jumlah ini bersaing dengan 682.853 mobil pribadi, dan 30.231 unit angkot/taksi.

Berapa kilometer jika dijejerkan?

Seperti disebut di atas, jumlah sepeda motor di Jawa Barat adalah 13.725.590 unit, atau jika dibulatkan menjadi 13,7 juta. Pernahkah Kamu bayangkan, jika semua sepeda motor itu dijejerkan, berapa kilometer panjangnya?

Sebut saja, rata-rata panjang satu sepeda motor adalah 1,5 meter. Maka, panjang 13,7 juta sepeda motor yang dijejerkan akan mencapai 20.550 kilometer. Sebagai gambaran, jarak dari Sabang sampai Merauke adalah 8.500 kilometer. Jadi, panjang sepeda motor di Jawa Barat jika dijejerkan akan mencapai 2,4 kali jarak Sabang sampai Merauke. Luar biasa!

Masih tergerak untuk membeli lagi sepeda motor?

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com