Festival Wayang Internasional, Nella’s Wings Ingin Terbang

by -19 views

Festival Wayang Internasional, Nella’s Wings Ingin Terbang

Jatinangorku.com – GELAK tawa terdengar ketika Nella terjatuh saat hendak terbang menggunakan balonnya. Penampilan Nella mampu mengocok perut para penonton yang hadir pada Festival Wayang Internasional di Bale Rumawat Universitas Padjadjaran, Jln. Dipati Ukur Bandung, Kamis (12/9).

Nella’s Wings merupakan pertunjukan boneka yang menceritakan mimpi gadis berusia 18 tahun untuk mempunyai sayap agar bisa terbang. Saking kuatnya keinginan itu, Nella sering menggambar dan mengimajinasikan berbagai sayap dan benda-benda terbang yang dimainkan Sue Wallace dari The Sydney Puppet Theatre. 

Sue menceritakan, untuk menggapai keinginannya itu, Nella mencoba membuat balon dan mengaitkannya pada tubuhnya. Namun sayang, Nella hanya bisa terbang sedikit saja, selebihnya dia terjatuh dan menginjak tanah. 

Imajinasi Nella lainnya adalah pinguin yang terbang di lautan. Walaupun ikan-ikan besar mencoba melahapnya, pinguin itu bisa menghindar. Aksi ini dikemas Sue Wallace dengan cara yang humoris. Nella pun berimajinasi tentang kupu-kupu yang menarik perhatian seorang bayi di taman. 

Nella’s Wings yang dipentaskan Sue Wallace, walaupun tidak menggunakan dialog dan teks, tapi para pengunjung bisa mengerti. Selain itu, Sue Wallce ingin menceritakan bahwa manusia senantiasa mempunyai pikiran dan imajinasi. Sesuatu yang tidak akan mampu dirampas oleh siapa pun. 

“You have imagination and none can take it from you,” katanya kepada wartawan seusai pementasan. 

Komunitas Rahasia

Selain boneka Nella, festival wayang hari pertama juga mempertunjukkan wayang dari Belanda, Charlotte Puyk-Joolen dan Roel Puyk. Pasangan suami istri ini menampilkan tontonan menggunakan boneka dan topeng dalam suatu bentuk yang imajinatif berjudul “Komunitas Rahasia”.

Pertunjukan yang menarik hampir 600 orang pengunjung ini membawa konsep budaya dan tema yang erat dengan kehidupan manusia. Penonton disuguhi pertunjukan yang penuh energi. Ada dua boneka dengan tangan kecil yang bermain dengan gravitasi, juga figur kecil yang menjadi visual, yang keluar dari bayangannya sendiri.

“Kami mengangkat tema yang membahas alam semesta dan metafisika. Pesan yang ingin disampaikan kepada penonton, setiap manusia memiliki kualitas yang sama, memiliki cinta kasih dalam memelihara segala yang ada di dunia, mulai dari hal yang terkecil,” jelasnya. 

Roel dan istrinya telah menampilkan pergelaran wayang Komunitas Rahasia di banyak festival internasional atau di hampir 40 negara di seluruh dunia. “Ini pengalaman pertama yang menarik tampil di Indonesia. Penonton di sini sangat baik dan antusias,” ujarnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com/