Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Terbakar, 1 Tewas

by -121 views

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGOR

Rumah permanen berukuran 8 x 9 meter di Kp. Cikijing, Desa Mangunarga, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang, terbakar. Dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah, Agus Aji (65) tewas di kamarnya. Saat kejadian, rumah korban terendam air setinggi 1 meter. Api memang mengamuk saat banjir menerjang Jalan Raya Bandung-Garut.

Berbagai keterangan yang dihimpun “GM”, Kamis (27/12) menyebutkan, peristiwa tragis tersebut terjadi, Senin (24/12) pukul 03.00 WIB. Saat api berkobar, rumah hanya dihuni korban. Istrinya, Mimin (50) tengah menginap di salah satu anaknya, masih di kampung tersebut.

Mimin membenarkan, saat kebakaran, di dalam rumah hanya ada suaminya. “Saat api membakar rumah, kebetulan banjir tengah menerjang Jalan Raya Bandung-Garut dan rumah kami turut terendam,” kata Mimin kepada wartawan di lokasi, Kamis (27/12).

Dikatakan, rumahnya tergenang banjir setinggi 1 meter. Selain itu, kebakaran berlangsung bersamaan dengan hujan yang cukup deras. Bahkan sejumlah rumah warga di sekitar rumah yang terbakar juga tidak luput dari terjangan banjir. “Banyak rumah warga yang terendam banjir,” katanya.

Karena itu, saat kebakaran berlangsung, warga tengah berkonsentrasi pada rumahnya masing-masing. “Sementara yang ada di rumah saya hanya suami. Saya sedang berada di rumah anak saya,” katanya.

Sejumlah warga turut menyaksikan saat api membesar dan membakar rumahnya. Ia menduga api berasal dari obat nyamuk bakar. Bara api diduga memercik pada selimut dan merembet pada barang lainnya yang mudah terbakar. Akibatnya kobaran api membesar dan membakar bagian rumah.

“Api cepat dipadamkan oleh warga yang melihat kejadian. Namun suami saya tidak bisa diselamatkan. Diduga almarhum terjatuh ke dalam genangan air hingga pingsan saat hendak menyelamatkan diri,” tuturnya.

Warga yang berusaha menolong setelah memadamkan api, katanya, menemukan suaminya sudah tak bernyawa. “Suami saya ditemukan sudah meninggal. Saat itu warga tidak sengaja menginjak tubuhnya. Suami saya ditemukan dalam kondisi telungkup,” katanya.

Kini Mimin tinggal di rumah anaknya, tidak jauh dari lokasi. Dia pun berharap mendapat bantuan dari pemerintah dan warga lainnya untuk membangun rumahnya kembali. 

Sementara itu, aparat Desa Mangunarga kini berusaha menghimpun dana bagi korban yang rumahnya terbakar tersebut. Pasalnya, keluarga korban tergolong keluarga miskin (gakin).

Kebun Emas 486 x 60