Geger, Warga Jatinangor Sumedang Temukan Jasad Remaja Terbujur Kaku di Sawah

by -218 views

 Jasad remaja yang diketahui berinisial SMP (17) terbujur kaku di tengah sawah, Blok Cikaso RT 05 RW 05 Kampung Bojong Reungit Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor. Diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban diketahui sebagai warga Kampung Batu Rumpil Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, dan masih mengenyam pendidikan di SMK Pasundan Jatinangor kelas XI.

Ditemukannya jenasah korban itu Rabu (21/2/18), sontak membuat warga setempat, geger. Jasad yang sudah kaku ditemukan pertama kali oleh pemilik sawah sekitar pukul 06.30 wib.

“Kaget ketika melihat sawah yang ditanami padi rusak/berantakan seperti bekas ‘jogol’ anjing. Namun, setelah dilihat dan mau dibenerin melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak dengan posisi tertelungkup,” ujar pemilik sawah Wahyat (63).

Wahyat menambahkan, setelah diketahui ada orang yang tergeletak di sawah miliknya dengan memakai jaket switer warna hitam dan memakai celana pendek dirinya langsung memanggil rekannya yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Saya langsung memanggil teman saya yang kebetulan bareng pergi ke sawah,” katanya. Ia menyebutkan, tidak mempunyai firasat sedikitpun bahwa disawahnya akan ditemukan mayat.

Namun, dirinya merasa penasaran karena sudah lama tidak melihat perkembangan penanaman padi. “Kebetulan sudah seminggu ini belum lagi ke sawah,” katanya. Selanjutnya, kata ia, pihaknya melaporkan kejadian tersebut ke aparat pemerintahan setempat

Tak lama kemudian, aparat Kepolisian Sektor Jatinangor mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Terkait hal itu, Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Jatinangor, Kompol Dede Suharja mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan oleh pemilik sawah yang bernama Wahyat, saksi pertama kali melihat kondisi sawah miliknya berserakan dan menduga ada anjing yang berkelahi di sawahnya tersebut.

“Kami belum bisa memastikan terkait meninggalnya korban dan masih melakukan penyidikan lebih lanjut dan korban dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung,” katanya.

Kapolsek menambahkan, saat melakukan pengecekan TKP dan korban, datang ayah kandung korban, Tony M Supardi.

“Dari keterangan ayahnya, korban terakhir kali meninggalkan rumah pada Senin 19 Februari 2018 sekitar pukul 20.00 Wib dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Byson warna Hitam Biru Nopol Z 2755 BR dan helm warna kuning. Tujuannya korban akan membeli rokok di warung,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dari hasil keterangan saksi lainnya, korban sempat datang ke rumah temannya meminta uang untuk membeli rokok, korban lalu diberi Rp2 ribu, selanjutnya korban berangkat kembali tanpa diketahui hendak kemana.

“Sedangkan berdasarkan keterangan saksi Ahmad Santika yang sempat bertemu sebelum korban hilang, bahwa Senin (19/2) sekitar 20.30 Wib korban singgah ke rumahnya dengan tujuan yang tidak jelas.

korban hanya bilang akan membeli kuota dan langsung pulang,” tuturnya. Akibat kejadian tersebut, membuat warga sekitar geger, terlihat saat dilakukan olah TKP warga berkerumun untuk melihat pengevakuasian korban.

(RBD/tha/pojokjabar)