Gubernur Jabar Minta 20 Persen APBN Untuk Jabar

by -40 views

Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggarannya melalui APBN untuk Propinsi Jawa Barat sedikitnya 20%. Hal ini sangat wajar karena pertumbuhan jumlah penduduk cukup tinggi dan sekarang saja sudah seperlimanya dari penduduk Indonesia ada di Jawa Barat.

Harapan ini diungkapkannya saat menghadiri Ruatan Laut ke 49 yang rutin diselenggarakan oleh KUD Mina Fajar Sidik, Minggu (30/10/16). Bahkan dirinya merasa yakin dengan anggaran yang demikia maka pembangunan dan percepatan program pusat akan cepat tercapai.

“Sekarang kan yang perlu disejahterakan 3 profesi, petani, nelayan dan buruh. Bila mereka sejahtera maka bangsa Indonesia akan sejahtera,” ujarnya.

Apalagi untuk di wilayah Subang sendiri keberadaan nelayan dan petani masih mendominasi, termasuk dengan rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban. Dengan sendirinya akan berdampak banyak karena Patimban nantinya mendorong akselerasi pembangunan di Subang dan Jawa Barat pada umumnya.

“Namun demikian, kita juga berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah memberikan program asuransi bagi nelayan,” kata Gubernur.

Dalam acara ruat laut yang dihadiri Asda I Subang, H. Asep Nuroni, Kapolres Subang AKBP Yudhi S Wahid, Dandim 0605 Subang Letkol Inf Budi Mawardi Syam, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal, Sekretaris DPD PDIP Jabar, anggota DPR RI dapil Indramayu Cirebon Ono Surono serta  pejabat lainnya ini, Gubernur meminta nelayan untuk tidak langsung menjual hasil tangkapan ikannya. Tetapi diolah terlebih dahulu agar tetap memiliki nilai tambah.

Ia yakin dengan perkembangan koperasi yang ada di pesisir,  para nelayan dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat di pedesaannya.

“Mari kita sama pelihara dan terus kembangkan keberadaan koperasi sebagai penggerak roda perekonomian rakyat. Sebab, selama ini sudah  turut memberikan andil dalam pengentasan kemiskinan. Segala aktivitasnya bernafaskan kekeluargaan dalam arti kata kebersamaan sesuai dengan prinsip koperasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua KUD Mina Fajar Sidik di Blanakan, Adik Solihin mengakui, kalau peran nelayan cukup penting dan terbukti koperasi yang dipimpinnnya selalu mengalami peningkatan pendapatan hingga bulan Oktober 2016  omset mencapai Rp 20 miliar kurang lebih sudah didapatkan.

“Sekitar Rp 20 miliar sudah diraih koperasi kami sampai bulan oktober. Ya cukup meningkat dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Mengenai  perayaan ruat laut tidak berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, selain menggelar berbagai acara hiburan seperti wayang golek, wayang purwa, sandiwara dan ada lomba mewarnai untuk anak anak dan remaja. Juga hiburan dan pasar malam untuk warga yang berlangsung hampir setengah bulan.