HAB di Sumedang, 10 Orang Dapat Penghargaan

by -26 views

SEBANYAK 10 orang yang berasal dari Kemenag mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya pada Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Ke-72 Tingkat Kabupaten Sumedang di Halaman Manasik Haji Yayasan Pusdai Sumedang, Rabu (3/1/2018).

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan dengan disaksikan oleh  unsur Forkopimda Kab. Sumedang, Kepala Kemenag, H. Hasen, Sekda Kab. Sumedang, H. Zaenal Alimin, MM, unsur SKPD, serta ribuan peserta upacara dari unsur Kemenag Kab. Sumedang.

Disampaikan Eka sesaaat setelah selesainya upacara, Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada para PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus menerus paling singkat selama 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun. 

“Saya atas nama Bupati Sumedang, mengucapkan selamat kepada para PNS dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sumedang yang mendapatkan Penganugerahan Satyalancana Karya Satya hari ini. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,”katanya.

Sementara itu, dalam sambutan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin yang dibacakan oleh Bupati Eka menyampaikan Kementerian Agama resmi berdiri sejak tanggal 3 Januari 1946 dan merupakan bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan. Disampaikan olehnya, pada hari itu pula (3 Januari 1946), Indonesia mengukuhkan sebagai negara yang pertama yang memiliki Kementerian dalam bidang Agama.

“Kepada seluruh jajaran keluarga besar Kementerian Agama dimanapun saudara-saudara bertugas, saya ingin mengucapkan selamat Hari Amal Bhakti Ke-72, semoga pengabdian kita semua selalu mendapat ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,’’ujarnya.

Menurutnya, Kementerian Agama bertugas sebagai pengawal dasar Pancasila yang didalamnya mengandung nilai-nilai Agama dan mencerminkan jatidiri bangsa Indonesia. “Kementerian Agama hadir untuk mengatur, membimbing, melayanai serta melindungi semua pemeluk Agama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang memiliki tugas untuk menyertai denyut nadi kebangsaan Indonesia,”katanya.

Dikatakan olehnya, pada diri aparatur Kementerian Agama sudah melekat beberapa misi yang saling terkait, seperti misi untuk mengayomi bangsa dengan bimbingan kehidupan beragama yang berkualitas, melebarkan akses pendidikan Agama dan Keagamaan yang bermutu, memberikan pelayanan keagamaan sesuai kebutuhan serta menjaga kerukunan antar  umat beragama.

‘’Kita tidak boleh lagi bekerja dengan kacamata kuda yang minim kepedulian terhadap sekitar. Dengarlah aspirasi dari berbagai arah agar kita dapat mencapai target kinerja sekaligus memenuhi harapan publik,”ujarnya.

Disampaikan olehnya lebih lanjut, HAB Ke-72 mengambil tema “Tebarkan Kedamaian”. Menurutnya, tema tersebut dipilih karena hakekatnya Agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. “Kedamaian adalah pesan universal semua Agama kepada umat manusia, kedamaian juga merupakan jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan serta merupakan pintu maslahat bersama,”pungkasnya.

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com