Hadapi MEA, Budaya Korupsi, Pungli, dan Birokrasi yang Berbelit Harus Dihapuskan

by -29 views

Jatinangorku.com – Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang tidak lama lagi berlaku, aspek ekonomi makro atupun mikro  harus diefisienkan agar kita dapat bersaing di dalamnya.

Namun MEA malah akan merugikan bangsa Indonesia jika budaya korupsi, pungli, dan sistem birokrasi yang berbelit masih dipelihara. Hal itu dikatakan  Rektor Institut Koprasi Indonesia (Ikopin) Buhranuddin Abdullah.

“Agar kita bisa bersaing menghadapi MEA 2015, tentunya korupsi, pungutan liar dan birokrasi yang berbelit-belit harus dihilangkan,”tegas Burhanuddin kepada wartawan di Jatinangor, Kamis (07/05).

Menurutnya,  perekonimian bangsa ini belum seefisien yang diharapkan. Sisi produktivitas negeri inipun belum sebagus negara tetangga.

“Kita ambil contoh, suku bunga di Indonesia antara 16-22 persen,jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga yang hanya mencapai 10 persen,”katanya.

Sumber : http://kabarrakyat.co/