Harga yang lebih murah, Android, dan layar yang lebih besar adalah faktor terbesar pembelian smartphone di Asia Tenggara

by -12 views

Harga yang lebih murah, Android, dan layar yang lebih besar adalah faktor terbesar pembelian smartphone di Asia Tenggara

Jatinangorku.com – Tahun lalu, perusahaan riset GfK melaporkan penjualan smartphone di wilayah ini tumbuh sebesar 78 persen. Tahun ini, GfK merilis laporan serupa tentang adopsi smartphone di wilayah ini dalam tiga kuartal pertama di tahun 2013. Ini berarti semakin banyak pengguna feature phone yang beralih ke smartphone. Selama tiga kuartal pertama di tahun ini, pelanggan dari Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja, dan Filipina menghabiskan USD 10,8 juta (Rp 127,9 miliar) untuk membeli sekitar 41,5 juta smartphone.

Handphone murah mendongkrak penjualan

Seperti yang kami catat sebelumnya, biaya merupakan faktor yang sangat penting. Gerard Tan dari GfK Asia, mengatakan:

Meningkatnya keterjangkauan smartphone, khususnya di pasar berkembang, membantu banyak pelanggan di negara-negara ini beralih dari feature phone ke smartphone pertama mereka.

Tan menambahkan bahwa pada bulan September ini saja, satu dari dua perangkat mobile yang dibeli di wilayah ini adalah smartphone.

Android mendominasi

Android terus mendominasi pasar dengan memiliki pangsa pasar 72 persen di wilayah ini yang kebanyakan tersebar di Filipina, Malaysia, dan Singapura.

Di Filipina, sembilan dari 10 pengguna smartphone menggunakan Android. Di Indonesia, meski 15 juta pelanggan masih menggunakan BlackBerry, penjualan smartphone Android melonjak 23 persen dalam setahun.

Phablet: tren baru

Kita sudah terbiasa dengan adopsi smartphone yang meningkat dari tahun ke tahun, tapi kali ini, GfK melihat tren baru di Asia Tenggara: ketertarikan pelanggan pada phablet.

Tan mendefinisikan phablet sebagai “perangkat mobile dengan fungsi handphone seluler dan memiliki layar antara 5,6 inci hinga 6,99 inci.” Dan meski jenis handphone ini baru memasuki Asia Tenggara pada pertengahan 2013, lebih dari 460.000 unit phablet sudah terjual di wilayah tersebut.

Smartphone dengan layar berukuran empat inci ke atas menduduki 13 persen dari total penjualan tahun lalu. Tahun ini, meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 27 persen. Ini berarti satu dari empat smartphone yang terjual memiliki ukuran layar minimal empat inci.

Tan mengatakan Asia Tenggara cenderung melihat “daya tarik yang besar karena semakin banyak model memasuki pasar.” Ia menambahkan:

50 persen pembeli feature phone di Asia Tenggara yang belum beralih menggunakan smartphone masih menjadi potensi besar bagi produsen handphone, dan kami memprediksi tren dan pertumbuhan akan terus berlanjut pada pasar smartphone di wilayah ini.

Berikut ini beberapa informasi penting lainnya dalam laporan GfK:

  • Indonesia memiliki jumlah dan nilai penjualan smartphone terbesar. Sejak awal tahun ini, pelanggan Indonesia telah membeli 14,8 juta smartphone.
  • Thailand dan Malaysia berada di urutan kedua dan ketiga dengan jumlah penjualan masing-masing 7,2 juta dan 6,4 juta unit.
  • Vietnam dan Thailand adalah pasar yang tumbuh paling cepat untuk smartphone.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com