Hari ini, PKL di PT Kahatex Jatinangor Harus Hengkang

by -329 views


 

JATINANGOR (GM) – Guna kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, lapak-lapak PKL di Jalan Raya Bandung-Garut, depan PT Kahatex, Kec. Jatinangor, Kab. Bandung yang hingga Minggu (12/8) masih marak, mulai hari ini, Senin (13/8) harus ditertibkan.

“Benar, para PKL di depan PT Kahatex mulai hari ini, Senin (13/8) atau H-8 harus hengkang karena jalur akan digunakan arus mudik dan arus balik Lebaran. Kita telah menyosialisasikannya. Hanya kewenangannya ada di pihak Satpol PP Kab. Sumedang,” ujar Kasi Satpol PP Kec. Jatinangor, Odat ketika dikonfirmasi “GM”, Minggu (12/8).

Menurut Odat, pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan agar lapak PKL di depan PT Kahatex ditertibkan sendiri oleh pemilik. “Kami berharap lapak-lapak PKL tersebut dibereskan oleh pedagang,” katanya.

Keberadaan PKL di depan PT Kahatex tersebut jadi pemicu kemacetan. Pasalnya, selain telah menyita trotoar, juga badan jalan pun digunakan jualan. Sementara, kemacetan kian parah karena lokasi tersebut jadi terminal bayangan.

Sebelumnya Kapolda Jabar, Irjen Pol. Putut Bayu Seno mengatakan, kawasan PT Kahatex harus dipasangi kanalisator (pembatas khusus terbuat dari tali, red) bagi pejalan kaki dan penyeberang jalan. Namun hingga saat ini, belum terealisasi.

Normal

Sementara itu, hingga H-8 Lebaran, arus mudik yang melewati jalan raya di wilayah timur Kab. Bandung masih sepi dan volume kendaraan tergolong normal. Baik yang melalui pintu gebang Tol Cileunyi ataupun ke arah Rancaekek hingga Nagreg.

Kapolres Bandung, AKBP Sandi Nugroho melalui Kasatlantas Polres Bandung, AKP M. Lukman Syarif didampingi Kapolsek Nagreg, AKP Sharly Sholu mengatakan, lalu lintas wilayah Nagreg, Minggu (12/8) tergolong normal.

“Ini hasil pantauan Sabtu (11/8) pagi hingga Minggu (12/8) siang. Bahkan usai uji coba one way masih belum terjadi kepadatan. Arus lalu lintas baik menuju Tasik ataupun Garut lancar,” katanya.

Namun para pemudik sudah mulai terlihat sejak Sabtu dan Minggu. “Masih belum ada lonjakan berarti. Kita prediksi lonjakan arus mudik akan terjadi pada H-3 atau H-2 Lebaran. Kita yang stand by di lapangan siap melakukan langkah langkah,” katanya.

 

sumber : klik-galamedia