Hasil Rakor Pemkab, BPN dan 12 Camat, Tol Cisumdawu Ditarget Rampung April 2021

by -38 views
Hasil Rakor Pemkab, BPN dan 12 Camat, Tol Cisumdawu Ditarget Rampung April 2021

Hasil Rakor Pemkab, BPN dan 12 Camat, Tol Cisumdawu Ditarget Rampung April 2021 – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi percepatan pembangunan Tol Cisundawu bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumedang. Rakor yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman itu, digelar di Pendopo IPP Setda Kabupaten Sumedang, Selasa 22 September 2020.

Sekda mengatakan, pihaknya mengumpulkan 12 camat yang wilayahnya terlintasi pembangunan Tol Cisumdawu. Pihaknya tengah melakukan akselerasi penyelesaian persoalan pembangunan tol, terkait pengadaan dan pembebasan lahan yang didalamnya ada bangunan dan tanaman.

“Untuk pembebasan lahan, itu domainnya ada di satgas B yaitu BPN yang menjadi leading sektor. Adapun untuk bangunan dan tanaman itu ada di pemda melalui Perkim maupun dinas terkait lainnya seperti Dinas Pertanian,” katanya.

Maka dari itu, ke-12 camat yang wilayahnya dilintasi tol, agar dapat mengawal mulai dari pembebasan dan pengadaan lahan. Sehingga di seksi satu hingga seksi enam dapat berjalan lancar.

“Kami harapkan, proses pendataannya paling tidak bulan September akhir ini bisa tuntas, sehingga tinggal finishing touch-nya. Kalau ini bisa selesai, saya kira pembangunan Tol Cisundawu bisa akseleratif hingga sesuai jadwal. Yang jelas pak bupati, wakil bupati memiliki komitmen untuk membantu menyelesaikan persoalan di jalan Tol Cisumdawu ini,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Sumedang, Agus Sumiarsa mengatakan, progres pembebasan lahan pembangunan Cisumdawu satu dari Jatinangor hingga Cimalaka, sudah mencapai 97 persen.  Sementara untuk Cisumdawu dua dari Cimalaka hingga Ujungjaya, baru 30 persen.

“Untuk Cisumdawu dua sisanya 70 persen lagi yang harus kita selesaikan sebelum akhir tahun ini. Dan kita berharap, dengan komitmen dan perhatiannya bupati, dimana dari beberapa hari lalu dan sekarang kita mengundang camat membuat kesepakatan bersama dalam rangka percepatan proses pengadaan tanah ini,” tuturnya.

Menurutnya, Cisumdawu ini masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN), sehingga tidak ada yang bisa menghalangi untuk terlaksananya pembangunan. Dan terkait harga untuk pembebasan, kata dia, hal itu sudah dilakukan musyawarah secara bertahap.

“Tidak sampai ada masalah krusial untuk harga, kan sudah ada musyawarahnya itu sampai tiga tahap dan itu ada solusi-solusinya. Dan kalau misalkan masih ada yang tidak setuju dengan nilai itu, dan berdasarkan mekanisme yang ada serta ketentuan di perundang-undangan, kita konsinyasi kita titip di pengadilan. Biar pengadilan yang memutuskan seperti apa, tapi proyek tetap jalan,” jelasnya.

 

Baca Juga :  Operasi Yustisi, Polsek Jatinangor Sisir Supermarket

 

Bila pembebasan dan pengadaan selesai akhir tahun ini, kata dia, maka kontruksinya dapat dimulai.

“Atau mudah-mudahan seperti yang pak sekda tadi sampaikan, mungkin bahwa Maret atau April peresmin Tol Cisumdawu secara keseluruhan,” tukasnya

 

 

 

Sumber : https://sumedang.online/