Haul Ke-7 dan Peringati Wafat H. Nanang Iskandar Al Ma’soem Undang 550 Duafa

by -50 views

Haul Ke-7 dan Peringati Wafat H. Nanang Iskandar Al Ma’soem Undang 550 Duafa

Jatinangorku.com – Sebanyak 550 kaum duafa yang terdiri atas anak-anak panti asuhan dan orang tua jompo di kawasan Bandung Timur dan Jatinangor Kab. Sumedang dihadirkan pada acara haul ke-13 H. Ma’soem dan haul ke-7 Hj. Aisyah di Dome Al Ma’soem, Jalan Raya Cipacing, Kec. Jatinangor, Minggu (10/8).

Selain itu bertepatan juga dengan milad ke-41 Ma’soem Group dan peringatan ke-40 hari wafatnya H. Nanang Iskandar Ma’soem. Momentum tersebut juga ajang rutin tahunan silaturahmi Idulfitri 1435 H.

“Pada hari yang sama, kami laksanakan pula khitanan massal 100 anak, sedangkan tahun sebelumnya mencapai 400 anak. Mereka berasal dari keluarga dan karyawan Ma’soem Group serta dari masyarakat umum,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Al Ma’soem (YPAM), Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem didampingi Humas YPAM, Asep Dedi Suhendri kepada wartawan, Minggu (10/8).

Menurut Ceppy, khitanan massal melibatkan lima dokter Yayasan Ma’soem Putri Mandiri dengan menggunakan sistem electronic couter (laser).

“Mereka yang ikut kegiatan khitanan massal ini karyawan Ma’soem Group dari masing-masing unit kerja. Di antaranya dari Ciwidey, Tasikmalaya, Cianjur, dan Majalengka,” kata Ceppy.

Menurut Ceppy, menurunnya jumlah peserta khitanan massal tahun ini disebabkan banyaknya lembaga sosial yang melaksanakan kegiatan serupa.

Ma’soem Group juga melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan gratis terhadap 400 orang dan penyerahan penghargaan kepada karyawan berprestasi. Antara lain penghargaan langka tapi positif sebanyak 9 orang, penghargaan super peduli sebanyak 9 orang, dan hadiah umrah untuk 2 orang karyawan yang telah mengabdi selama 15 tahun.

“Undian umrah baru dilaksanakan dua tahun ini. Mudah-mudahan terus berlanjut setiap tahun,” ungkapnya.

Menurut Ceppy, kegiatan sosial ini semata-mata untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dan khitanan massal.

“Kami juga mempunyai 17 unit kerja di Jawa Barat untuk melayani masyarakat berupa apotek, layanan praktik dokter, bank, dan SPBU,” katanya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/