Hidupkan Potensi Pasar Tradisional

by -79 views

Hidupkan Potensi Pasar Tradisional

Jatinangorku.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Sumedang, H. Asep Sudrajat bertekad untuk kembali menghidupkan potensi pasar tradisional di wilayah Sumedang.

Menurutnya, salah satu langkah yang diambil yaitu memusyawarahkan peningkatan potensi pasar Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung dengan Pemkab Sumedang, investsor, dan warga pasar.

“Pembangunan pasar Parakanmuncang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kami berusaha agar harga jongko (los) pasar lebih terjangkau,” kata Asep kepada “GM” saat ditemui di Jatinangor, Jumat (29/8).

Selama ini harga jongko di pasar cukup membebani masyarakat. Padahal pasar tradisional dibangun untuk menyejahterakan dan meringankan beban masyarakat.

“Kalau memberatkan, buat apa ada pasar. Jika harganya di atas Rp 5 juta per meter, itu bukan solusi meningkatkan perekonomian, justru sebaliknya, malah mematikan potensi pedagang,” ujarnya.

Karena itu, setelah dibangun nanti, pihaknya akan berupaya menekan harga hingga di bawah Rp 5 juta. Ia yakin harga tersebut dapat terjangkau.

Menarik dan strategis

Dalam pandangannya, pasar tradisional harus dikembangkan dan ditata dengan baik sehingga menjadi nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli. Di samping, pasar tradisional juga harus strategis.

“Kami berharap pedagang benar-benar memahami keinginan pemerintah yang semata-mata bertekad menyejahterakan pedagang,” katanya.

Persoalan harga masih bisa dimusyawarahkan karena pemerintah pun tidak ingin membebani masyarakat.

“Kami upayakan, Pasar Parakanmuncang desain pembangunannya menjadi tiga tingkat. Lantai 1 khusus menjual sayuran, lantai 2 kebutuhan rumah tangga seperti pakaian, dan lantai 3 untuk aneka permainan (games) agar menarik,” terangnya.

Asep mengaku sangat mendukung penuh kebijakan yang dikeluarkan Bupati Sumedang, H. Ade Irawan untuk merevisi pasar, namun tidak sampai membebani para pedagang.

“Jelas kami akan mendukung, karena pasar tradisonal menjadi salah satu aset yang dimiliki Kabupaten Sumedang. Tapi harus benar-benar bisa memakmurkan pedagang pasar,” pungkasnya

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/