Hindari Jalur Alternatif Lingkar Selatan Ciamis Saat Mudik

by -97 views

 Sebagian ruas jalur lingkar selatan dalam kondisi rusak. Akses jalan alternatif dari Ciamis menuju kota Banjar tersebut rusak terutama di wilayah Cigembor, Kecamatan Ciamis. 

Berdasarkan pantauan “PR”, Selasa, 29 Mei 2018, kerusakan jalan terjadi sepanjang sekitar satu kilometer. Sebagian badan jalan aspalnya mengelupas, hingga hanya menyisakan batu. Selain itu juga terdapat lubang berukuran besar di beberapa titik.

Kondisi jalan tersebut rawan akan potensi kecelakaan. terutama bagi kendaraan yang melaju dari arah Kota Banjar menuju barat. Ini karena kerusakan persis berada di medan jalan yang menurun panjang.

Bagi pengendara yang belum mengetahui medan jalan, diprediksi tidak akan mengira akan menghadapi jalan rusak sehingga kendaraan akan melaju kencang. Selain itu, kondisi lokasi tersebut juga gelap karena belum tersedia penerangan jalan umum.

“Secara umum kondisi lingkar selatan Ciamis kondisinya baik, akan tetapi memang ada beberapa titik terutama di wilayah Cigembor yang rusak. Mengantisipasi kecelakaan, lebih baik tidak dijadikan sebagai jalur alternatif,” tutur Sekretaris Dinas Perhubungan Ciamis Edy Yulianto.

Rekayasa lalu lintas

Dia menambahkan, ruas jalan lingkar selatan tersebut baru digunakan apabila terjadi kemacetan parah di dalam kota Ciamis. Dengan demikian kendaraan yang hendak menuju ke arah Banjar , mulai dari pertigaan Imbanagara dalirkan ke kenan hingga ke Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing.

“Jadi hanya dalam kondisi kemacetan parah di kota baru ada pengalihan, hal itu dapat mengurai arus kendaraan.  Kami juga sudah menempatkan rambu  yang cukup,” katanya.

Rekayasa lalulintas juga bakal diterapkan apabila terjadi kemacetan parah di wilayah Garut, dan Tasikmalaya menuju Bandung. Arus kendaraan yang dari Ciamis diarahkan menuju Kawali ke utara selanjutnya Majalengka dan seterusnya.

“Memang ada jalur alternatif lainnya yakni dari Kawali – Panjalu – Panumbangan –Panjalu – Ciawi, Tasikmalaya. Demikian pula sebaliknya , dapat sampai ke Cisaga sebelum mleanjutkan perjalan menuju Kota Banjar,” ujarnya.

Edy mengungkapkan ruas jalur alternatif tersebut saat ini kondisinya baik. Bahkan sudah dipasang 42 penerangan jalan umum.

“untuk penerangan memang belum banyak, tetapi cukup untuk menerangi jalan terutama di wilayan rawan. Untuk arus lalu lintas lebaran ini, kami juga memersiapkan rambu tambahan, untuk mempermudah pemudik  melanjutkan perjalanan,” kata Edy.

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com