We Are The Hope 2012

by -115 views



AIESEC, Bandung – Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) terus berusaha mengajak generasi muda menjadi pemimpin yang dapat memberikan pengaruh positif dan menjadi agen perubahan di lingkungannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kali ini AIESEC mengadakan Hope For The Future 2012, sebuah proyek yang dikhususkan bagi anak-anak, bertemakan kesehatan dan kreatifitas.

Hope For The Future 2012 telah dimulai sejak tanggal 11 Juli 2012, bertempat di SD Coblong, Bandung. Hope For The Future 2012 memiliki empat rangkaian acara yang akan diadakan dari tanggal 11 Juli hingga 30 September 2012. Rangkaian acara tersebut adalah We Are The Hope, I HeART Health, Champione, dan Yes l Can Carnaval. Selain acara utama tersebut, Hope For The Future 2012 juga akan menyelenggarakan acara bersama proyek AIESEC Bandung lainnya, seperti Grand Opening dan Global Village. Sebanyak kurang lebih 15 Exchange Participants akan turut berpartisipasi selama We Are The Hope 2012 berlangsung.

We Are The Hope adalah salah satu rangkaian acara yang rutin dilakukan setiap minggunya, dimana para Exchange Participants akan mengajar di SD, SLB, dan komunitas anak-anak. Sedangkan I HeART Health, Champione, dan Yes I Can Carnaval, hanya dilakukan sekali selama Hope For The Future 2012. Dalam rangka Hari Anak Nasional, Hope For The Future 2012 akan menyelenggarakan I HeART Health yang bertempat di SOS Children Village. Sedangkan Champione adalah ajang kompetisi bagi murid SD, SLB, dan komunitas anak-anak. Sebagai penutup rangkaian acara Hope For The Future 2012, akan diselenggarakan Yes I Can Carnaval.
Melalui proyek ini, AIESEC LC Bandung berharap dapat membantu anak-anak, khususnya di Kota Bandung, untuk peduli terhadap kesehatan dan dapat mengembangkan kreatifitas sejak usia dini. Lewat acara ini pula, anak-anak diharapkan mendapat pengetahuan baru seputar kesehatan dan pengetahuan mengenai kebudayaan dengan para Exchange Participants.
AIESEC sendiri adalah organisasi mahasiswa terbesar di dunia yang hadir di 107 negara dan terdapat di lebih dari 1100 universitas di dunia. AIESEC bersifat global, non-politis, independen, tidak berorientasi pada profit, dijalankan oleh mahasiswa dan pasca sarjana. Keanggotaan AIESEC Bandung mayoritas terdiri dari mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Katolik Parahyangan.
####
Informasi lebih lanjut:

Alitha P. Pratiwi (085720000300)