Ibu Hamil Berpuasa? Ini Tipsnya

by -19 views

Ibu Hamil Berpuasa? Ini Tipsnya

Jatinangorku.com – Berpuasa di bulan Ramadan bagi umat muslim menjadi wajib hukumnya. Tapi bagi ibu hamil dan menyusui, mereka diperbolehkan untuk tidak berpuasa.

Namun jika ibu hamil dan menyusui tersebut ingin berpuasa di bulan Ramadan dan dinyatakan sehat setelah berkonsultasi dan diperiksa ahlinya (dokter kandungan), maka diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan tetap menjadikan kandungan senantiasa sehat.

Berikut beberapa tips bagi ibu hamil selama berpuasa:

  • Ketika sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  • Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.
  • Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  • Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.
  • Saat menjalani puasa cukup lah istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
  • Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah.
  • Dan segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan dehidrasi, mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit, mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil, lemas dan pusing diikuti dengan mata berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi dan mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.
  • Saat berbuka, awali dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  • Santap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma.
  • Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar dan secukupnya. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  • Sebelum tidur untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/