Ika, Penderita Tumor di Perut, Akhirnya Dirujuk ke RSUD

by -271 views
RSUD Sumedang
RSUD Sumedang

JATINANGOR (GM) – Ika Kartika (23), penderita tumor di perut, warga Dusun Cintamulya, RT 03/RW 03, Desa Cilembu, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang, Rabu (28/3) akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis. Ika dirujuk ke rumah sakit setelah pihak kecamatan bekerja sama dengan desa dan puskesmas setempat turun tangan.

“Sebelum dibawa ke RSUD Sumedang, kami sempat membuat dua proposal yang ditandatangani camat dan yang bersangkutan (Ika). Kemudian proposal itu diajukan ke Pemkab. Sumedang, untuk menangani warga kami yang menderita tumor. Selain itu, isi proposal tersebut juga mengajukan permohonan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni milik penderita tumor tersebut,” kata Camat Pamulihan, Bambang Rianto ketika dihubungi “GM” di Jatinangor, Rabu (28/3).

Menurut Bambang, pembuatan proposal itu disampaikan langsung kepada Bupati Sumedang dan didisposisikan ke Dinas Sosial. “Kita mendapatkan disposisi dari Bupati Sumedang untuk anggaran pengobatan,” katanya.

Dengan disposisi dari Bupati tersebut, warga yang sudah menderita tumor selama tiga tahun itu dirujuk ke RSUD Sumedang. “Kita berusaha melakukan penanganan awal dulu. Mudah-mudahan dan semampu upaya kita, warga tersebut bisa betul-betul sembuh dan kembali normal setelah menjalani pengobatan di rumah sakit,” katanya.

Namun ketika disinggung apakah semua biaya pengobatan ditanggung pemerintah, ia mengatakan, pihaknya sedang berusaha melakukan upaya ke arah itu. Untuk biaya pengobatan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, selain dengan Pemkab Sumedang.

Diberitakan, Ika Kartika (23), warga Dusun Cintamulya RT 03/RW 03 Desa Cilembu, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang sudah tiga tahun menderita tumor pada bagian perutnya yang kian hari kian membesar. Diperkirakan perutnya akan terus membesar jika tidak segera ditangani tim medis.

Setelah penderitaan korban diberitakan media massa, pihak Kec. Pamulihan turun tangan untuk menangani warga yang berasal dari keluarga tidak mampu itu. Bahkan, pemerintah terkait, Senin (26/3) mendata korban untuk penanganan lebih lanjut.

Sumber : klik-galamedia