Ingin Miliki SIM, Siswa SMA/SMK Antre e-KTP

by -62 views

Ingin Miliki SIM, Siswa SMA/SMK Antre e-KTP

Jatinangorku.com – Sejumlah sekolah (SMA/SMK) di wilayah Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang saat ini mengarahkan para siswanya yang berusia 15-17 tahun untuk melakukan perekaman e-KTP di kantor camat setempat. Umumnya ribuan siswa itu belum memiliki identitas kependudukan. Pembuatan e-KTP itu bisa menjadi salah satu syarat pembuatan SIM bagi warga di atas 17 tahun.

Berdasarkan sumber “GM” di Kec. Cimanggung, Minggu (29/9), para siswa yang membuat e-KTP jumlahnya mencapai ribuan orang. Mengingat di kecamatan tersebut ada beberapa sekolah SMA dan SMK atau sederajat.

Dari data yang ada di Kec. Cimanggung, para siswa yang melakukan perekaman e-KTP itu di antaranya dari SMAN Cimanggung 744 orang, SMA PGRI 395, SMK Al-Amah Cimanggung 445, SMK Al Amah Sindulang 30, SMK Perkasa 2 116, SMK Perkasa 1 181, SMA Plus Guna Cipta 79, SMK Guna Cipta 75, dan SMA Bina Umat 16 orang. 

Mereka terlihat antre membuat e-KTP seperti pada Jumat (27/9) lalu. Para siswa pun membuat kartu identitas kependudukan itu karena diminta pihak sekolah.

Seperti halnya dikatakan siswa kelas 3 SMAN Cimanggung, Bambang Bahrudin (17) di kantor kecamatan. Diakuinya, dia melakukan perekamanan e-KTP karena diarahkan pihak sekolah. “Untuk membuat perekaman itu, saya membawa fotokopi kartu keluarga,” katanya.

Dikatakannya, pembuatan e-KTP itu dinilai sangat penting, di antaranya untuk salah satu syarat pembuatan SIM. “Membuat e-KTP ini, para siswa merasa senang. Apalagi kalau sudah beres. Pembuatan e-KTP ini yang pertama kali dan akan digunakan membuat SIM,” kata Bambang. 

Camat Cimanggung, Asep Aan Dahlan melalui Kasi Pelayanan Umum, Rita Hartini, M.Si. menuturkan, perekaman e-KTP ini bagi para siswa berusia 15-17. “Pelaksanaan perekaman e-KTP itu berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terganggal 18 Juli 2013 Nomor 471.13/6945/DUKCAPIL,” katanya.

Menurutnya, surat Kemendagri itu perihal pengembangan perekaman data kependudukan nasional guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan menuju penduduk beridentitas tunggal.

Rita mengatakan, pemberlakukan e-KTP secara nasional pada 1 Januari 2014. Bersamaan dengan pemberlakuan itu, juga dilakukan evaluasi terhadap capaian kinerja pelaksanaan program e-KTP yang merupakan program pemerintah pusat tersebut.

Berdasarkan informasi di lapangan, data wajib memiliki KTP di Kab. Sumedang pada 2013 sebanyak 946.894 jiwa. Yang sudah melakukan perekaman sebanyak 719.894 orang atau 76,01 persen sehingga masih ada warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 228.601 (23,99 persen).

Untuk mencapai target, dilakukan pengembangan perekaman e-KTP terhadap para siswa yang sudah memenuhi syarat pembuatan identitas kependudukan. “Pelaksanaan perekamannya pun dilakukan secara bertahap,” katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan perekaman itu setelah pihak kecamatan melayangkan pemberitahuan pembuatan e-KTP terhadap para siswa itu sejak 16 September lalu melalui sekolah masing-masing.

Sumber : http://klik-galamedia.com