Ini 9 Titik Macet Mudik di Jawa Barat, Perhatikan Isi Tangki Bensin

by -102 views

PT Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak akan terpenuhi di sembilan titik rawan macet yang ada di Jawa Barat selama musim mudik 2018. Selain jalur mudik, Pertamina juga berfokus menyediakan pasokan BBM untuk daerah-daerah pariwisata.

Sembilan titik yang diprediksi merupakan titik macet itu adalah jalan tol Cikampek KM 42, jalan tol Cikampek KM 57 dan KM 62, jalan tol Cipali KM 102, dan gerbang tol Palimanan. Sementara titik macet di jalur selatan berada di Cileunyi, jalur Kahatex, Nagreg, Limbangan, dan Gentong.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Barat. Selanjutnya, koodinasi akan terus dilakukan untuk mengantisipasi titik kemacetan saat mudik,” ujar Marketing Branch Manager Pertamina Jawa Barat, Muhammad Resa, saat‎ melakukan peninjauan kesiapan jelang Ramadan di SPBU KM 57 tol Cikampek, Karawang‎, Kamis 17 Mei 2018.

Titik kemacetan tersebut tidak hanya berada di jalur mudik, tetapi juga tempat pariwisata seperti Pangandaran, Garut, dan Puncak Bogor.

General Manager Pertamina MOR III, Erry Widiastono mengatakan, daerah wisata tersebut sering ramai terutama saat Lebaran.

“Kami siapkan pasokan ke titik pariwisata tersebut untuk memastikan kebutuhan BBM terpenuhi,”ujar dia.

Erry mengatakan, Pertamina MOR III meliputi Provinsi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.‎ Selama masa Satgas, diprediksi kebutuhan BBM jenis gasoline naik sekitar 9,4 persen dibandingkan hari biasa.

SPBU kantong

MMB gasoline tersebut terdiri atas Premium, Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo. Sementara untuk Gasoil seperti Solar, Sexlite, dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan 3,8 persen dibandingkan hari biasa.

Hal itu disebabkan kendaraan logistik besar yang menjadi konsumen Gasoil dilarang beroperasi di masa mudik.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, Erry mengatakan, Pertamina telah menyiapkan beberapa sarana pendukung seperti 50 SPBU kantong yang tersebar di seluruh lokasi. Hal itu bermanfaat untuk memperpendak jarak tempuh mobil tangki menuju lokasi SPBU.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan tiga mobil tangki PTO berdispenser dan 23 kios kemasan untuk memperbanyak akses tempat pengisian BBM. Selain itu, Pertamina juga menyediakan 30 unit sepeda motor yang menjual produk dalam kemasan di 20 titik wilayah MOR III.

Elpiji

Selain BBM, Pertamina juga mengantisipasi kelangkaan elpijiyang kerap terjadi saat musim mudik. Menurut Erry, kelangkaan tersebut bukan disebabkan kurangnya pasokan melainkan banyaknya pangkalan gas yang tutup.

“Rantai pasokan elpiji yang dikelola Pertamina hanya sampai agen. Kami tidak bisa memaksa jika ada pangkalan yang libur lebaran,” ujar dia.

Untuk mengantisipasi hal itu, Erry mengatakan, Pertamina menyiapkan agen pangkalan siaga yang tetap buka pada hari Lebaran. Selain itu, Pertamina juga menyediakan elpiji di SPBU sehingga mudah diakses oleh masyarakat umum.

Pertamina memprediksi kenaikan permintaan elpiji 3 Kg mrncapai 10,1 persen menjelang Lebaran. Sementara kenaikan permintaan elpiji 12 kg mencapai 1,4 persen

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com