Ini Langkah Pemkab Sumedang untuk Mempercepat Pembebasan Lahan Proyek Tol Cisumdawu

by -45 views
Ini Langkah Pemkab Sumedang untuk Mempercepat Pembebasan Lahan Proyek Tol Cisumdawu
Ini Langkah Pemkab Sumedang untuk Mempercepat Pembebasan Lahan Proyek Tol Cisumdawu

Ini Langkah Pemkab Sumedang untuk Mempercepat Pembebasan Lahan Proyek Tol Cisumdawu – Pemkab Sumedang terus berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi terkait progres pelaksanaan pendataan bangunan Satgas B untuk pengadaan tanah bagi proyek Jalan Tol Cisumdawu.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, mengatakan penanganan komplain tanah di Seksi I dan II rata-rata sudah diserahkan ke BPN sebanyak 366 berkas, sedangkan di Seksi IV dan V sebanyak 574 berkas yang semuanya sudah ada di BPN.

Untuk mempercepat proses pembebasan lahan, dirinya telah mengambil langkah-langkah umum, di antaranya membentuk dan mengakselerasi kinerja Satgas B yang bertugas melakukan pendataan bangunan dan tanaman dan menyiapkan basecamp untuk koordinasi dan konsolidasi kinerja Satgas B.

“Langkah selanjutnya ialah Mobilisasi Camat dan Kepala Desa yang masuk area pembebasan lahan untuk memberikan fasilitasi dan pengawalan di lapangan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar, Minggu (15/11/2020).

Selain itu, pihaknya juga akan mengefektifkan koordinasi Forkopimda dan Forkopimcam untuk mengintensifkan pengamanan di lapangan dalam proses pembebasan lahan tersebut.

Namun, dalam pelaksanaannya, kata Dony, ditemui beberapa kendala antara lain adanya data hasil pendataan Satgas B yang belum valid dan sinkron sehingga harus diidentifikasi dan diverifikasi ulang.

“Begitu juga kurang optimalnya komunikasi dan koordinasi antara Satgas A, Satgas B, Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim (menjadi kendala). Hambatan lainnya adalah terbatasnya personil Satgas B yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam melakukan pendataan,” kata Dony.

Namun demikian, untuk mengatasi semua kendala tersebut, pihaknya telah melakukan konsolidasi Camat dan Kepala Desa agar membantu dan mengawal akselerasi penyelesaian permasalan di lapangan.

 

Baca Juga :  Dua Korban Tewas Akibat Pohon Tumbang di Tamansari Warga Sumedang

 

“Langkah penanganan selanjutnya adalah dengan mendirikan Posko Bersama di Kantor BPN Sumedang untuk mengakselerasi proses sinkronisasi dan perbaikan data antara Satgas A, Satgas B, Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah jumlah personel yang terlibat dengan meminta bantuan teknis dari Kementerian PUPR dan Kemenko Maritim (Tim 12), serta dari Kanwil BPN Jabar (Tim 14).

 

 

Sumber : https://jabar.tribunnews.com/