Ini Senapan Paling Laris di Cipacing

by -128 views

Ini Senapan Paling Laris di Cipacing

Jatinangorku.com – Dari beragam jenis senapan angin yang diproduksi di Cipacing, Sumedang, jenis senapan pompa ialah yang terlaris. Menurut Ketua Koperasi Bina Karya Idih Sunaedi, 70 tahun, senapan angin jenis pompa laris karena harganya yang murah.

“Pompa berfungsi untuk memampatkan udara lalu melepaskannya dan melontarkan proyektil,” kata Idih, ketika ditemui di koperasinya, Jalan Cikeruh, Sumedang, Jumat, 27 September 2013.

Senapan angin tipe pompa, lanjut Idih, dibagi menjadi dua jenis berdasarkan cara pelepasan anginnya, Knock open valve dan Dumping system. Cara kerja sistem Knock Open Valve mirip dengan senjata api. Di bagian dalam senapan, digunakan pemukul seperti palu untuk melontarkan proyektil, sementara bagian luar menggunakan pelatuk.

Adapun Dumping system berkerja dengan menggunakan klep yg dapat terbuka penuh pada saat pelatuk terpicu. Idih mencontohkan, beberapa senapan angin yg menggunakan sistem Knock open valve yaitu senapan angin dengan tipe Benyamin Sheridan, Titan, Falcon, Kalong, Kuda. Sementara untuk Dumping system, jenis senapan angin yang sering digunakan yaitu jenis Sharp Dragon, Innova, Ace, Shapto. “Harga senapan angin tipe pompa berada di kisaran Rp 160-165 ribu,” katanya.

Adapun tipe lainnya yang menjadi barang laris bagi pengrajin dan pengusaha senapan angin, adalah tipe per/pegas. “Per atau pegas berguna untuk memompa udara yang nantinya berfungsi sebagai pendorong proyektil,” ujarnya.

Untuk yang bertipe pegas, kata Idih, senapan angin dibagi kedalam tiga jenis yaitu, tipe under lever, side lever, dan senapan patah laras. Pembagian tipe itu, lanjutnya, dibagi berdasarkan cara kerja penekanan pada pegas sehingga senapan dalam keadaan terkokang dan siap tembak.

Senapan angin tipe per/pegas, dapat dibeli dengan harga Rp 300 – 325 ribu. Senapan angin tersebut, menjadi ciri senapan Cipacing sebab, sudah diperjual-belikan sejak puluhan tahun yang lalu.

Adapun yang termahal yaitu senapan angin dengan tipe PCP. Meski harganya mahal, senapan angin jenis PCP memiliki tekanan udara yang besar mencapai 2.000 sampai 3000 psi. Kata Idih, besar tekanan udara tersebut dapat melontarkan proyektil dengan kecepatan 1.000 fps.

“Cara kerjanya, pengguna harus melakukan pompa 100-500 kali untuk menembakan pellet sebanyak 10 kali, tergantung dengan kekuatan per pemukul,” ujarnya. Karena harganya yang mahal, jenis PCP sedikit peminat. Harga senapan angin jenis itu mencapai Rp 1- 5 juta. 

Namun akibat maraknya penggerebekan kepolisian terhadap beberapa perakit senjata api Cipacing, Sumedang, penjualan senapan angin Cipacing melorot hingga 70 persen. Dalam sebulan biasanya para pengrajin dapat menjual 50-60 pucuk senapan angin. Kini, per bulan, mereka hanya bisa menjual 6-7 pucuk senapan angin.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com