Inilah Dua Malware Android Paling Berbahaya Yang Patut di Waspadai Jika Tidak Ingin di Ambil Alih Hacker

by -79 views

Inilah Dua Malware Android Paling Berbahaya Yang Patut di Waspadai Jika Tidak Ingin di Ambil Alih Hacker

Jatinangorku.com – Sepertinya pencipta Malware memang luar biasa untuk memulai bisnis dengan menargetkan platform Android, memang Android merupakan sasaran empuk bagi seorang hacker yang ingin mencoba ilmu atau memang ingin melakukan aksi kejahatan.

Baru-baru ini muncul 2 Malware Android yang perlu di waspadai oleh pemilik Andorid itu sendiri,dengan rancangan malware canggih, Malware ini bernama Android Obad dan Android Fakedefender, bagaimana cara kerjanya??

Android Fakedefender dan android obad merupakan jenis Malware paling berbahaya dalam keluarga Malware, ia memanfaatkan “Device Admin Privileges” untuk “Mengajak” teman-teman nya setelah mereka berhasil terinstal.

Setelah mereka terinstal di dalam Android maka mereka akan langsung mengirim pesan ke nomor premium rate yang biayanya akan di tanggung sendiri oleh pemilik android, dan yang paling berbahaya adalah mereka dapat mendownload sendiri aplikasi sesuai dengan keinginan mereka dans etelah aplikasi-aplikasi tersebut di instal mereka akan mencoba mengambil alih Bluetooth dan mengendalikan Android milik pengguna.

Setelah malware berhasil terinstal dan Android berhasil di ambil alih, maka ia akan “menghilang” tanpa jejak dan bersembunyi dari daftar perangkat admin.

fungsi android malware Obad disni ia akan melakukan aksi pemboikotan analisis Malware dengan kode tertentu sehingga peringatan malware tidak akan pernah di ketahui oleh pemilik android.

Sedangkan untuk Android Fakedefender merupakan Malware, ia akan menampilkan diri sebagai icon populer sepeti facebook maupun twitter, uniknya setelah android fakedefender terinstal maka ia akan di deteksi sebagai “Android Defender”. 

Tugas lain fakedefender ia akan memberi peringatan pemilik android bahwa ada semacam ancaman malware padahal itu tidak ada dan tugas nya yang lain ia akan menyuruh pemilik untuk menginstal aplikasi-aplikasi yang ia katakan untu kepentingan pertahanan Android. Jika pengguna melakukan download aplikasi sesuai perintah fakedefender maka fakedefender akan mengambil data pengguna seperti nomer telphon, versi OS, produsen perangkat dan lain sebagainya sehingga membuat Android dapat dikendalikan sepenuh nya oleh pengirim.

Sumber : http://www.hytekno.com/