IPDN Mengukuhkan 1.544 Muda Praja Tahun 2017

by -148 views

IPDN Mengukuhkan 1.544 Muda Praja Tahun 2017Jatinangor, 17 Oktober 2017 bertempat di Lapangan Parade Abdi Praja, Kampus IPDN Jatinangor dikukuhkan 1.544 orang Muda Praja IPDN angkatan XXVIII tahun 2017. Tepat pada pukul 08.45 WIB upacara pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H dimulai. Hadir pada kesempatan yang berbahagia ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, S.H beserta Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, H. Asman Abnur, S.H., M.Si turut hadir dan memberikan pengarahan kepada seluruh muda praja. Sejumlah tamu undangan dan tamu kehormatan yang turut hadir dan menyaksikan upacara ini, diantaranya para pejabat eselon I dan II Kementerian Dalam Negeri dan IPDN, Gubernur Akademi Kepolisian Republik Indonesia beserta instruktur, para Gubernur, Bupati dan Walikota serta Kepala BKD. Tak lupa para orang tua dari putra dan putri bangsa yang terpilih dan lolos seleksi menjadi muda praja, hadir di Kampus IPDN.

Gubenur IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.Si memaparkan beberapa informasi penting dalam laporannya dihadapan Mendagri, Menpan RB dan Menkopolhukam. Berikut diantaranya laporan yang diberikan oleh Gubernur IPDN, yakni calon muda praja yang akan dikukuhkan pada hari ini yakni sebanyak 1.544 orang, seleksi penerimaan calon praja IPDN selama 3 tahun kebelakang dilakukan secara terpusat oleh 1 pintu. Jumlah pendaftar pada tahun ini mencatat rekor sebagai pendaftar terbanyak yakni 57.761 orang pendaftar, dari jumlah pendaftar tersebut hanya 36.499 orang yang lolos seleksi administrasi elektronik. Seleksi penerimaan calon praja IPDN sendiri terdiri atas beberapa tahapan, yakni pendaftaran awal melalui portal khusus, seleksi administrasi elektronik, tes kemampuan dasar, tes kesehatan daerah, tes psikologis, integritas dan kejujuran dan tes penentuan akhir. “Pada tahun ini, kouta praja IPDN yang disetujui oleh Menpan RB adalah sebanyak 1.689 orang, sedangkan yang lolos seleksi hanya 1.547 orang, ini pun dikurangi oleh 3 orang, 2 orang mengundurkan diri dan 1 orang meninggal dunia saat mengikuti pelatihan di Akpol,” ujar Ermaya dalam laporannya.

Muhammad Faisal Hasrimy, AP., M.AP selaku Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Provinsi Sumatera Utara bertindak sebagai Komandan Upacara. Drs. H.M. Natsir, M.M yang bertindak sebagai perwira upacara merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat. Pengucap kode kehormatan praja diwakilkan oleh Ricardo Napito asal provinsi Sumut dan made Prastika asal provinsi Bali. Perwakilan penerima penyematan diwakilkan oleh Adithya Mahardika asal povinsi papua Barat dan safira nawa asal provinsi Lampung. Menkopulhukam dalam amanatnya memberikan wejangan kepada para muda praja yang baru dikukuhkan, “ 2017 tercatat sebagai tahun dengan jumlah pendaftar terbanyak di IPDN. Hal ini menjadi bukti bahwa IPDN semakin tahun semakin banyak peminatnya dan ini menjadi indikator untuk menambah jumlah kouta IPDN. Kepada adik-adik, pengukuhan ini merupakan fase awal untuk kalian. Ikuti dan taati sistem kehidupan praja IPDN, bangun motivasi kalian untuk menjadi kader pemerintah yang baik serta tanamkan cinta almamater dan tanah air dalam diri kalian,” ujar Wiranto.

Menkopulhukam pun selain menjadi inspektur upacara juga berkesempatan untuk mendapat anugerah Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Kepamongprajaan. Selain Menkopulhukam, Menpan RB pun tak lupa memberikan pengarahannya didepan muda praja IPDN, “ Kalian merupakan putra-putri bangsa yang terbaik dan terpilih, kalian haruslah berbangga hati akan hal ini. Saya titipkan beberapa peran yang harus kalian lakukan setelah menjadi praja IPDN yakni peran sebagai pemersatu dan perekat bangsa, peran sebagai agen perubahan, peran sebagain pelayan masyarakat, peran sebagai pelaksana kebijakan pemerintah dan peran sebagai pelaku profesional,” ujar Asman.

Sumber : http://eljabar.com