IPDN Peringati HUT RI ke-68

by -42 views

IPDN Peringati HUT RI ke-68

 

Jatinangor.com – (Jatinangor, 17 Agustus 2013) Merdeka…Merdeka….Merdeka!!! Demikian pekikan merdeka yang diteriakan oleh para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia 68 tahun yang lalu setelah berhasil merebut kemerdekaan dari penjajah dengan memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Demikian pula, pekik kemerdekaan tersebut bergema kembali  tanggal 17 Agustus 2013 di IPDN. IPDN melaksanakan upacara penaikan bendera dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-68 yang diadakan di Lapangan Stadion IPDN Jatinangor yang dipimpin oleh Purek II DR. Hyronimus Rowa, M.Si mewakili Rektor IPDN selaku Pembina upacara serta dihadiri oleh jajaran pegawai IPDN, Praja, Muspika Kecamatan Jatinangor, dan sebagian masyarakat Jatinangor.

Pada kesempatan tersebut beliau membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI,  Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Kemerdekaan Rl tahun ini kita diminta untuk sejenak kembali melakukan review dan introspeksi terhadap semua langkah dan upaya kita membangun dan mewujudkan kesejahteraan bangsa, yang terus kita perjuangkan melalui upaya kerja keras serta pengendaliannya. Hal ini sejalan dengan tema nasional peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68, yaitu “Mari Kita Jaga stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat” .

Semangat dan nilai-nilai perjuangan sebagaimana yang dirintis oleh para pendiri bangsa dan pendahulu kita, masih relevan bagi kita hingga saat ini untuk meningkatkan daya juang dan pengabdian kita terhadap bangsa dan negara ditengah percaturan persaingan global saat ini. Sesuai pokok tema peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Rl tahun 2013, yaitu “Kesejahteraan Rakyat” berupa kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa, serta pemerataan hasilnya bagi seluruh Rakyai Indonesia, mensyaratkan “kerja keras’ sesuai dengan bidang kita masing-masing. Upaya menuju kearah itu sudah dimulai dengan berbagai tahapan pembangunan yang telah kita lakukan selama ini di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut, sejalan pula dengan arah kebijakan pembangunan jangka menengah Kementerian Dalam Negeri sebagai landasan pijak pelaksanaan tugas dalam bidang penyetenggaraan pemerintahan dalam negeri, yaitu:

Pertama: Menjaga persatuan dan kesatuan serta melanjutkan pengembangan sistem politik yang demokratis dan berkedaulatan rakyat, yang didukung situasi dan kondisi yang kondusif;
Kedua: Mendorong pelaksanaan otonomi daerah dan penyelenggaraan pemerintahan yang desentralistik;
Ketiga: Mendorong pembangunan daerah yang berkesinambungan serta meningkatkan keberdayaan pembangunan secara partisipatif; 
Keempat: Mendorong penyelenggaraan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik dan penerapan reformasi birokrasi. 

Perjalanan selama 68 tahun mengisi kemerdekaan tentu bukanlah hal yang singkat. Dari berbagai sinergi yang kita lakukan, kita bersyukur terhadap berbagai capaian kinerja yang telah kita raih: walaupun tentunya membuahkan hasil yang baik bahkan memperoleh pengakuan dan apresiasi international sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dengan stabilitas politik dalam negeri yang relatif semakin kondusif, Konsolidasi politik yang efektif tersebut telah pula mendorong pertumbuhan dlbidang ekonomi.