Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Tsunami

by

PEMAKAMAN korban tsunami Pantai Carita, Banten, Rida Rosida (52) dan Ita Puspitasari (27)  di tempat pemakaman umum (TPU) Cibeusi Kec. Jatinangor Kab. Sumedang diringi isak tangis keluarga dan kerabatnya, Senin (24/12/2018).

Sedangkan, dua jenazah lainya, yaitu Veni (33) dan anaknya Fico (8), oleh keluarganya dimakamkan  di Kota Cimahi.

Suprianto suami almarhumah Rida, terlihat lunglai saat melihat jenazah istrinya mulai diuruk tanah.

Kondisi serupa juga dialami Ipan suami almarhumah Ita Puspitasari.

Mereka tampak, seolah tak percaya akan ditinggalkan istri tercintanya, di saat mereka tengah menikmati liburan  di Pantai Carita, Sabtu (22/12/2018) malam.

Sebelumnya  empat orang warga Perum Bumi Cipacing Permai Blok Kartika Raya RT 03 RW 17, Desa Cipacing Kec. Jatinangor Kab. Sumedang meninggal dunia akibat bencana tsunami saat berlibur di Pantai Carita,  Banten.

Ketua RW 17, Anton mengatakan, jenazah korban dari Banten tiba di rumah duka sekira pukul 03.40 WIB. 

“Setahu saya, sebelumnya korban bersama 20 anggota keluarga besarnya berlibur di Pantai Carita. Jadi warga sini, sempat kaget juga saat mendapat kabar, mereka jadi korban tsunami,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang dialami warganya. 

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga amal shaleh almarhum selama hidupnya mendapat balasan dari Alloh SWT. Serta bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan,” ucap Erwan.

Ciamis
Sementara itu, Enam orang warga Dusun Rancautama Desa Pawindan Kecamatan/kabupaten Ciamis menjadi korban terjangan tsunami Selat Sunda. Keenamnya menjadi korban saat berlibur di Pantai Lampung.

Menurut Perangkat Desa Pawindan, Ahmad Himawan dari enam orang yang mengalami terjangan Tsunami tersebut empat orang meninggal dunia.

“Dua orang selamat sedangkan empat orang meninggal dunia,” katanya, Senin (24/12/2018).

Ia mengatakan, keenam orang warga Desa Pawindan ini, merupakan satu keluarga yang sedang mengisi liburan

“Semua korban yang meninggal maupun selamat masih satu keluarga,” ucapnya.

Masih kata Ahim, untuk saat ini yang telah dikebumikan di Desa Pawindan ada dua orang.

“Saat ini baru dua jenazah yang telah dimakamkan di pemakaman keluarga,” ungkapnya

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com