ITB Resmikan Gedung Bantuan Korsel Seharga Rp 60 Miliar

by -70 views

ITB Resmikan Gedung Bantuan Korsel Seharga Rp 60 Miliar

Jatinangorku.com – Institut Teknologi Bandung (ITB)-Korea Cyber Security Research dan Development Center (CSC), Kamis (27/2/2014) diresmikan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Rektor ITB dan jajaran lainnya. ITB-Korea CSC Jatinangor di Jalan Winaya Mukti No. 1 Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, diresmikan langsung Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Young Sun, Rektor ITB Akhmaloka, Ph.D., Dekan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Prof Suwarno dan Lembaga Sandi Negara Joko. Bangunan tersebut dengan anggaran hibah/hadiah dari pemerintah Korea Selatan senilai Rp 60 miliar lebih.

CSC itu adalah pusat (center) yang didedikasikan untuk penelitian, pengembangan dan inovasi untuk solusi-solusi terhadap persoalan keamanan informasi di era siber (cyber). Hal itu dalam rangka mendukung tujuan strategis nasional, khususnya ketahanan informasi.

Terkait dengan hal itu, kini di era siber semakin banyak aktivitas rakyat Indonesia dilakukan melalui internet dan komputer atau perangkat smartphone.

Rektor ITB Prof. Akhmaloka, mengatakan, dalam peresmian ITB-Korea CSC ini merupakan peristiwa sejarah. Pembangunan ITB-Korea ini sepenuhnya bantuan dari Korea melalui lembaga formal yang ada di negara tersebut. Yaitu, lembaga Korea International Coorperation Agency (Koica), selain World Friends Korea.

“Bantuan penuh dari Korea itu, bukan hanya kerjasama membangun gedung, tapi juga dilaksanakan dalam cyber security di Indonesia,” kata Akhmaloka kepada wartawan seusai meresmikan gedung ITB-Korea CSC.

Ia juga mengatakan, ITB-Korea CSC ini sebagai sarana atau fasilitas belajar bagi mahasiswa studi strata dua dan tiga yang berkaitan dengan program cyber. Dalam pelaksanaanya nanti, ITB-Korea CSC ini bekerjasama dengan sejumlah universitas di dunia. Di antaranya dengan university Korea Selatan, Australia, Melbourne Asutralia, dan universitas lain di Jerman, Taiwan, Jepang, Prancis, Amerika dan university lainnya.

“Di sini (ITB-Korea CSC) konsentrasi cyber security,” katanya.

Ditambahkan Joko, pentingnya ada CSC ini, mengingat adanya peningkatan serangan cyber. “Sebenarnya, di dunia cyber, isu serangan cyber sudah isu internasional,” katanya.

Untuk itu, kata dia, kedepannya ITB-Korea CSC ini memiliki peranan penting untuk mengantisipasi ancaman cyber. “Saya pun sangat mengapresiasi terhadap rektor atas kerja sama dalam membangun gedung ini,” katanya.

Untuk itu, dengan adanya CSC ini lembaga bisa memanfaatkannya secara maksimal. Menurutnya, dengan adanya CSC ini untuk menghadapi tingkat ancaman pertahanan negara. “Untuk mengantisipasi tingkat ancaman dan penyadapan cyber,” katanya.

Namun untuk mempersiapkan hal itu, kata dia perlu menyiapkan sumber daya manusia melalui sharring dengan Korea.

“Yang penting kita sharring, supaya lebih kuat dan maksimal dalam SDM-nya,” katanya. Adanya kerjasama antara ITB-Indonesia dengan Korea ini, menunjukkan pihak Korea tak main-main sehingga memberikan manfaat bagi Indonesia.

Di lokasi ITB-Korea CSC itu, kata dia, juga ada laboratorium untuk melakukan riset di bidang itu. Dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, dan bekerjasama dengan sejumlah lembaga yang bergerak di bidang tersebut.

Di tempat sama, Prof Suwarno mengatakan, ITB-Korea CSC ini untuk fasilitas penelitian dan pendidikan dengan isu internasional. Dalam pelaksanaannya selain kerjasama dengan Korea, juga dengan sejumlah negara asing lainnya, yaitu Australia, dan negara di benua Asia dan Eropa. “Kemudian, kita juga menerima mahasiswa asing strata 2 dan 3. Bahkan saat ini sudah melaksanakan program bahasa Inggris,” katanya.

Menurutnya, di lingkungan ini berkaitan dengan pendidikan internasional. Pengajarnya pun sebagian didatangkan dari luar negeri.

“Dari hasil penelitian nanti juga akan disampaikan kepada masyarakat. Kami juga memfasilitasi pelatihan cyber security untuk pihak swasta,” katanya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/