Jabar Dorong Berkembangnya Desa Mandiri

by -20 views

Jatinangorku.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong setiap desa untuk lebih mandiri. Desa diharapkan tidak tergantung lagi bantuan baik dari kabupaten/kota, provinsi ataupun pemerintah pusat.

“Kita ingin membangun desa mandiri baik dari segi pangan energi hingga kemajuan di bidang pendidikan dan kesehatan,” tutur Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Senin (29/6/2015).

Dia menuturkan, pada hakekatnya desa merupakan pusat-pusat pembangunan ekonomi masyarakat. Selain itu, potensi yang ada di setiap desa bisa dimanfaatkan dengan baik dan menjadi sumber pendapatan desa.

“Kita sambut pembangunan desa yang baik ke depan. Karena di desalah pusat-pusat pembangunan ekonomi kita,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Aher ini menyatakan jika nuansa kemandirian itu hadir di masing-masing desa, maka tidak ada lagi transaksi impor barang dari luar dan masyarakat desa tetap dapat hidup dengan baik.

“Kalau ada keunggulan bisa menjual ke luar. Minimalnya bisa menjual ke luar desa. Lebih bagus lagi kalau ke luar negeri,” ungkapnya.

Aher menyebut saat ini devisa boros lantaran masyarakat sangat ketergantungan dengan barang-barang dari luar. “Saya percaya dengan pembangunan desa ini kemandirian semakin kokoh semakin kuat,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri akan memilih 50 desa untuk menjadi contoh. Desa yang akan dipilih merupakan desa yang berpotensi mandiri baik dari segi pangan, energi, pendidikan hingga kesehatan.

Gubernur Jawa Barat menyatakan secara umum desa-desa di Jabar sudah baik. Hanya beberapa desa saja yang perlu dilakukan pendampingan seperti desa pemekaran dan desa di wilayah perbatasan.

“Satu per satu kita selesaikan secara bersama-sama. Alhamdulilah saat ini ada 50 desa jadi percontohan. Kita ingin ada contoh yang bagus terlebih dahulu untuk dimandirikan,” tutur Heryawan kepada wartawan, Senin (29/6/2015).

Aher sapaan akrab Heryawan menyebut masyarakat desa yang bisa mandiri tidak sulit mencari permodalan. Namun selama ini, desa masih memanfaatkan dana bantuan dari pemerintah.

“Desa emas itu desa unggul desa mandiri. Sekolah bagus, kesehatan pendidikan bagus. Desa tapi oke,” tutup Aher.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jabar, Dede Rosdia menyatakan 50 desa itu akan dipilih jika perangkat desanya bagus. Minimal, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sudah berjalan dengan baik.

“Diharapkan ke depan menjadi pilot project percontohan desa-desa yang lain

Sumber : http://www.inilahkoran.com/