Jabar Dorong Peran Pol PP di Pilkada 2018

by -24 views
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengoptimalisasi peran Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Jawa Barat dalam membantu mengamankan dan menertibkan proses Pemilihan Kepala Daerah serta Pemilihan Gubernur Provinsi Jawa Barat pada 2018 mendatang.
Disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dengan jumlah anggota Satpol PP yang banyak menjadi sangat penting dilakukan optimalisasi peran dan fungsinya dalam Pilkada dan Pilgub mendatang.
Hal tersebut menurut Demiz guna menciptakan Pilkada di Jabar menjadi Pilkada yang kondusif dan aman sehingga masyarakat dapat menikmati pesta demokrasi dengan khidmat.
“Pol pp berfungsi mengamankan menertibkan, sehingga masyarakat merasa nyaman saat pilkada,” ungkap Wagub Demiz usai menghadiri HUT Pol PP dan Satlinmas Provinsi Jawa Barat, di lapang Ranggajati, Kabupaten Cirebon, Rabu (22/3/2017).
Terlebih saat ini Kementrian Dalam Negeri sudah memberikan apresiasi peran Pol PP dalam pilkada, begitu juga dengan Linmas yang mempunyai peran penting dalam proses Pilkada dalam pengamanan di TPS.
“Sekarang kemendagri sudah memberikan apresiasi bagaimana peran Pol pp pada pilkada, berbeda dengan Linmas yang di TPS saja,” jelasnya.
Ia pun memastikan sangat mungkin akan dilakukan penambahan anggaran nanti setelah dilakukan pengecekan. Pasalnya menurut dia hal ini berdasarkan amanat kemendagri, sehingga sangat mungkin ditambahkan pada anggaran perubahan.
Sementara itu pada acara tersebut, Wagub yang biasa disapa Demiz ini menyampaikan amanat yang disampaikan oleh Mendagri Republik Indonesia. Dia mengatakan ada dua hal penting yang harus segera ditindak lanjuti oleh pihak Satpol PP.
Pesan tersebut diantaranya adalah dengan mengubah paradigma kinerja Pol PP dari sikap dilayani menjadi sikap melayani. Hal tersebut menurut Demiz guna mengoptimalkan peran serta Pol PP dalam melayani masyarakat.
Kemudian yang kedua lanjut Demiz, ada tugas baru untuk Pol PP yang diamanahkan, yaitu bagaimana Satpol pp khususnya menjadi anggota komunitas intelegen daerah. Mengingat keseharian mereka bersinggungan dengan masyarakat, artinya ada dua tugas yang penting
“Saya kira dua hal yang saya lihat menjadi hal yang baru selain penegakan perda kan emang udah tugasnya,” jelasnya.
Sementara itu ketika ditanya mengenai teknisnya bagaimana, ia mengatakan bisa saja dikoordinasikan oleh kesbangpol, fungsinya seperti apa.
Ia pun Optimis tahun ini dapat dilakukan pembentukan Komunitas Intelegen Daerah, karena tahun ini akan dilakukan pendidikan khusus di rokan hilir, Riau. Pendidikan khusus tersebut diharapkan akan menambah wawasan, kemampuan para anggota Pol PP. Sehingga ia pun mengharapkan seluruh Pemda masing-masing menganggarkan untuk Satpol pp untuk mengikuti pendidikan tersebut.