Jabar Siap Dukung Penyelenggaraan MotoGP

by -76 views
Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memberikan dukungan penuh rencana penyelenggaraan MotoGP di sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, pada 2017 mendatang. Sirkuit tersebut saat ini masih dalam proses perbaikan.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa jadi tuan rumah. Karena kalau kehilangan tahun depan ya rugi juga,” tutur Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar kepada wartawan, Jumat (20/5/2016).
Dia menuturkan, untuk pelebaran jalan sirkuit itu ranahnya ada di pemerintah pusat. “Kalau kita ya dukung saja,” katanya.
Pria yang akrab disapa Demiz ini berharap, perbaikan sarana dan prasarana sirkuit Sentul Bogor bertaraf internasional. Apalagi akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional di tahun depan.
“Tentunya harus memenuhi syarat internasional, terus beberapa hotel pendukungnya. Kalau ada sponsor bisa kontrak duluan, dan dananya untuk perbaikan. Ya kalau kurang pinjam saja ke Bjb,” katanya.
Demiz menilai sirkuit Sentul Bogor memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah kejuaraan internasional MotoGP untuk musim 2017. Tak hanya itu, sirkuit berkelas internasional satu-satunya di Indonesia ini juga diklaim bisa digunakan untuk kejuaraan Formula 1 (F1).
“Kami sepenuhnya akan mendukung langkah manajemen Sirkuit Sentul Bogor yang akan segera memulai renovasi sirkuit dan sarana penunjangnya,” tutur Deddy.
Beberapa waktu lalu, manajemen sirkuit Sentul datang ke Pemprov Jabar untuk memberitahu renovasi akan segera dimulai. Untuk bisa menggelar MotoGP 2017, pengelola sirkuit Sentul bukan cuma menyanggupi biaya renovasi sirkuit tapi juga siap membayar Commitment Fee penyelenggaraan kepada Dorna Sport.
Untuk Indonesia yang rencananya menggelar ajang itu selama tiga tahun butuh dana sekitar 23,4 juta euro atau sekitar Rp352,9 miliar. Dengan rincian 7 juta euro untuk 2017, 8 juta euro untuk 2018, dan 8,4 juta euro untuk 2019.
“Kita akan membantu sosialisasikan ke masyarakat bahwa Jawa Barat memiliki sirkuit MotoGP dan F1 yang juga akan dapat mendongkrak pariwisata di Jawa Barat dan meningkatkan dunia olahraga Indonesia,” paparnya.
Dia menambahkan, saat ini penunjang infrastruktur seperti akses jalan menuju sirkuit sudah baik, hanya tinggal pelebaran jalan yang saat ini tengah dikerjakan oleh Kementerian PU-Pera. Termasuk mengenai Amdal dan pembenahan sungai yang berada di sekitar lokasi yang sebelumnya sempat terjadi erosi dan dapat membahayakan sirkuit.
“Untuk renovasi sirkuit agar sesuai regulasi yang ditetapkan, sama sekali tidak menggunakan dana dari APBN. Ini betul-betul kekuatan swasta yang ada, termasuk hotel juga akan diperbanyak dan lahan parkir akan diperluas,” tutupnya